Serunya Kulineran di Joglosemar WIG 2026, Cicip Masakan Anne Avantie
Kuliner khas Joglosemar hadir di WIG Culinary Festival 2026! Ada lontong opor, nasi langgi Solo, loempia, hingga es dawet duren yang menggugah selera.

Wijaya Indonesia Group (WIG) 2026 kembali hadir untuk memanjakan para pelaku usaha sekaligus pecinta kuliner Tanah Air. Mengusung semangat kolaborasi dan inovasi, WIG 2026 menyelenggarakan acara bertajuk “Seru Kulineran di Joglosemar” yang berlangsung pada Oktober 2026. Acara ini dirancang sebagai ruang kreatif bagi para mitra WIG untuk menampilkan kreasi terbaik mereka sekaligus memperkenalkan produk-produk terbaru kepada masyarakat luas.
“Seru Kulineran di Joglosemar” menjadi ajang yang mempertemukan semangat berwirausaha dengan kecintaan terhadap kuliner. Dalam acara tersebut, para mitra WIG mendapat kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam mengolah berbagai produk menjadi hidangan yang menggugah selera. Beragam sajian menarik disiapkan, mulai dari olahan ayam, sosis, nugget, hingga aneka produk beku lainnya yang diracik dengan kreativitas tinggi. Setiap hidangan yang tersaji merupakan hasil eksplorasi para mitra dalam mengombinasikan bahan baku dengan bumbu dan teknik pengolahan yang beragam.
Yang menjadi sorotan utama dalam acara ini adalah kehadiran Anne Avantie, perancang busana ternama Indonesia. Kehadiran Anne Avantie menambah semarak suasana dan menarik perhatian para peserta serta pengunjung. Dalam kesempatan tersebut, Anne Avantie turut mencicipi aneka makanan olahan yang disajikan oleh para mitra WIG. Ia tampak antusias mencoba setiap hidangan yang disuguhkan, mulai dari yang bercita rasa gurih hingga yang memiliki profil rasa yang lebih kompleks.
Anne Avantie memberikan apresiasi tinggi terhadap kreativitas para mitra WIG dalam mengolah produk menjadi sajian yang lezat dan menarik. Menurutnya, kemampuan para mitra dalam mengubah bahan baku sederhana menjadi hidangan yang menggugah selera merupakan bukti nyata bahwa inovasi dapat lahir dari mana saja, termasuk dari dapur-dapur usaha kecil dan menengah yang terus berbenah. Ia menilai bahwa keberagaman sajian yang ditampilkan mencerminkan kekayaan kreativitas kuliner Indonesia yang patut diapresiasi dan dikembangkan lebih lanjut.
Lebih lanjut, Anne Avantie mengungkapkan pandangannya bahwa kuliner dan fashion memiliki kesamaan mendasar, yakni keduanya membutuhkan kreativitas dan sentuhan inovasi agar dapat terus berkembang dan diminati oleh masyarakat. Dalam dunia fashion, seorang perancang dituntut untuk terus menghadirkan desain-desain baru yang relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan identitas khasnya. Demikian pula dalam dunia kuliner, para pelaku usaha perlu terus berinovasi dalam menciptakan resep, penyajian, dan pengalaman makan yang berbeda agar tetap diminati oleh konsumen. Kesamaan inilah yang membuat Anne Avantie merasa senang dapat berpartisipasi dalam acara tersebut dan berbagi pandangannya dengan para pelaku usaha kuliner.
Kehadiran Anne Avantie dalam acara “Seru Kulineran di Joglosemar” juga menunjukkan bahwa kolaborasi lintas bidang dapat menjadi strategi yang efektif untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan daya tarik sebuah acara. Sosok Anne Avantie yang dikenal luas di industri fashion membawa perspektif baru dalam memandang kuliner sebagai bagian dari gaya hidup dan ekspresi kreatif. Hal ini sejalan dengan semangat WIG 2026 yang ingin menempatkan kuliner bukan hanya sebagai kebutuhan konsumsi, tetapi juga sebagai sarana berekspresi dan berinovasi.
Acara “Seru Kulineran di Joglosemar” sendiri merupakan bagian dari rangkaian kegiatan WIG 2026 yang dirancang untuk memperkuat ekosistem usaha kuliner di Indonesia. Melalui acara ini, para mitra WIG mendapatkan panggung untuk memperkenalkan produk-produk terbaru mereka kepada masyarakat sekaligus menjalin jejaring dengan sesama pelaku usaha. Kolaborasi antar mitra diharapkan dapat menciptakan sinergi yang saling menguntungkan, baik dalam hal berbagi pengetahuan, pengalaman, maupun peluang pasar.
Selain menjadi ajang promosi produk, acara ini juga berfungsi sebagai wadah pembelajaran bagi para mitra. Mereka dapat saling bertukar ide dan pengalaman dalam mengelola usaha kuliner, mulai dari strategi pengolahan bahan baku, teknik penyajian, hingga cara menarik minat konsumen. Suasana acara yang penuh semangat kolaborasi menciptakan lingkungan yang kondusif bagi para mitra untuk terus berinovasi dan mengembangkan usaha mereka.
WIG sebagai penyelenggara acara berharap kegiatan “Seru Kulineran di Joglosemar” dapat menjadi wadah bagi para mitra untuk terus berinovasi dan mengembangkan usaha mereka. Melalui acara ini, WIG ingin memperkuat posisinya sebagai mitra usaha kuliner yang terpercaya di Indonesia. Komitmen tersebut tercermin dari konsistensi WIG dalam menghadirkan acara-acara yang tidak hanya berfokus pada promosi produk, tetapi juga pada pemberdayaan mitra usaha.
Dengan menghadirkan beragam hidangan olahan dari produk-produk WIG, acara ini sekaligus memperlihatkan fleksibilitas dan potensi produk dalam mendukung berbagai kreasi kuliner. Mulai dari olahan ayam yang dapat diolah menjadi berbagai sajian, sosis dan nugget yang dapat dikreasikan menjadi camilan maupun lauk, hingga produk beku lain yang memudahkan para pelaku usaha dalam menyajikan hidangan berkualitas. Fleksibilitas inilah yang menjadi nilai tambah bagi para mitra WIG dalam mengembangkan menu dan menarik minat konsumen.
Secara keseluruhan, acara “Seru Kulineran di Joglosemar” yang digelar pada Oktober 2026 menjadi bukti nyata komitmen WIG dalam mendukung pertumbuhan industri kuliner Indonesia. Melalui kolaborasi, inovasi, dan apresiasi terhadap kreativitas para mitra, WIG berupaya menciptakan ekosistem usaha kuliner yang sehat dan berkelanjutan. Kehadiran Anne Avantie sebagai tamu kehormatan yang turut mencicipi aneka olahan menambah daya tarik acara dan memperkuat pesan bahwa kreativitas adalah kunci utama dalam mengembangkan usaha, baik di bidang kuliner maupun fashion.








