Jangan Skip! 7 Kuliner Legendaris Nusantara di Festival Ini
Festival Kampung Legendaris di Mal Ciputra menghadirkan lebih dari 40 kuliner legendaris dari berbagai daerah. Ini rekomendasi tenant yang wajib dicoba!

Daftar isi: [Hide]
- 1Soto Betawi H. Ma’ruf: Gurihnya Kuah Santan Sejak 1978
- 2Sate Khas Senayan: Bumbu Kacang yang Tak Pernah Berubah
- 3Nasi Goreng Kebon Sirih: Legenda Sejak 1960
- 4Bakmi Gang Kelinci: Mie Ayam dengan Pangsit Goreng Renyah
- 5Martabak Boss: Manis dan Asin dalam Satu Gigitan
- 6Pempek Palembang Beringin: Cuko yang Pedas Manis
- 7Es Teler 77: Segarnya Alpukat dan Kelapa Muda
- 8Lokasi dan Waktu Penyelenggaraan
- 9Acara Pendukung yang Memeriahkan
- 10Mengapa Kuliner Legendaris Perut Dilestarikan?
- 11Tips Menikmati Festival
7 Kuliner Legendaris Nusantara yang Wajib Dicoba di Festival Kampung Legendaris
Festival kuliner kembali menjadi magnet bagi para pencinta makanan tradisional di Indonesia. Salah satu ajang yang paling dinantikan adalah Festival Kampung Legendaris, yang pada edisi terbarunya menghadirkan tujuh hidangan ikonik dari berbagai daerah di Nusantara. Acara yang digelar di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, pada 15–20 Oktober 2025 ini sukses menyedot perhatian ribuan pengunjung, mulai dari generasi tua yang ingin bernostalgia hingga generasi muda yang penasaran dengan cita rasa masa lalu.
Setiap hidangan yang disajikan dalam festival ini bukanlah makanan biasa. Mereka telah melewati ujian waktu puluhan tahun, bahkan ada yang sudah eksis sejak era 1960-an. Dengan resep yang diwariskan secara turun-temurun, kuliner-kuliner ini mempertahankan keaslian rasa yang sulit ditemukan di tempat lain. Berikut adalah tujuh kuliner legendaris yang menjadi bintang utama dalam festival tersebut.
Soto Betawi H. Ma’ruf: Gurihnya Kuah Santan Sejak 1978
Soto Betawi H. Ma’ruf adalah salah satu ikon kuliner Betawi yang sudah malang melintang sejak tahun 1978. Berawal dari sebuah gerobak kecil di kawasan Tanah Abang, soto ini kini memiliki banyak penggemar setia. Kuahnya yang kental dan gurih berasal dari santan segar yang dimasak bersama rempah-rempah pilihan seperti serai, daun jeruk, dan lengkuas. Daging sapi yang digunakan adalah bagian sandung lamur yang dimasak hingga empuk, sehingga mudah dikunyah dan kaya rasa. Dalam festival ini, pengunjung bisa menikmati semangkuk soto hangat yang dilengkapi dengan irisan tomat, daun bawang, emping, dan sambal rawit. Harga seporsi berkisar Rp 25.000, sangat terjangkau untuk cita rasa legendaris.
Sate Khas Senayan: Bumbu Kacang yang Tak Pernah Berubah
Berdiri sejak 1971, Sate Khas Senayan telah menjadi rujukan bagi pencinta sate di Jakarta. Keistimewaan sate ini terletak pada bumbu kacangnya yang diolah dengan kacang tanah sangrai, bawang putih, cabai, dan gula merah. Proses pembakaran menggunakan arang dari kayu jati memberikan aroma smoky yang khas. Daging sapi dan kambing yang digunakan dipotong kecil-kecil, kemudian dibakar setengah matang agar tetap juicy. Sate ini disajikan dengan lontong, acar timun, dan kecap manis. Di festival, antrean panjang selalu terlihat di stan Sate Khas Senayan, membuktikan bahwa resep yang dipertahankan selama lebih dari lima dekade masih mampu memikat lidah generasi baru.
Nasi Goreng Kebon Sirih: Legenda Sejak 1960
Nasi goreng adalah hidangan yang sangat populer di Indonesia, namun Nasi Goreng Kebon Sirih memiliki tempat spesial di hati para pecinta kuliner. Berdiri sejak 1960, nasi goreng ini menggunakan bumbu dasar yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai, dan terasi yang ditumis hingga harum. Nasi yang digunakan adalah nasi pera yang tidak lengket, sehingga setiap butirnya terbalut bumbu secara merata. Toppingnya terdiri dari ayam suwir, udang, dan telur dadar yang diiris tipis. Yang membuatnya berbeda adalah tambahan acar mentimun segar dan kerupuk udang yang renyah. Dalam festival, pengunjung bisa memesan nasi goreng dengan level kepedasan sesuai selera. Harga mulai dari Rp 30.000 per porsi.
Bakmi Gang Kelinci: Mie Ayam dengan Pangsit Goreng Renyah
Bakmi Gang Kelinci adalah legenda kuliner yang sudah ada sejak tahun 1960-an. Berasal dari kawasan Glodok, Jakarta Barat, bakmi ini terkenal dengan tekstur mienya yang kenyal dan tidak mudah lembek. Mie dibuat dari tepung terigu berkualitas tinggi yang diuleni dengan telur, sehingga menghasilkan warna kuning alami. Topping ayam cincang yang dimasak dengan kecap manis dan bawang putih memberikan rasa gurih manis. Pelengkap utamanya adalah pangsit goreng yang renyah di luar namun lembut di dalam. Dalam festival, Bakmi Gang Kelinci menyajikan porsi lengkap dengan kuah kaldu ayam bening yang hangat. Seporsi bakmi dibanderol sekitar Rp 20.000, menjadikannya pilihan favorit bagi pengunjung yang ingin makan siang dengan harga terjangkau.
Martabak Boss: Manis dan Asin dalam Satu Gigitan
Martabak Boss memulai perjalanannya pada tahun 1980 dan sejak itu menjadi salah satu merek martabak paling dikenal di Jakarta. Martabak manis mereka memiliki tekstur yang tebal dan bersarang, dengan isian cokelat, keju, kacang, dan susu kental manis yang meleleh. Sementara itu, martabak asinnya diisi dengan daging cincang, telur, dan daun bawang yang dibalut kulit tipis dan digoreng hingga kecokelatan. Rahasia kelezatan Martabak Boss terletak pada adonan yang difermentasi semalaman, sehingga menghasilkan pori-pori yang sempurna. Di festival, pengunjung bisa memilih berbagai varian topping seperti Oreo, matcha, atau durian. Harga martabak manis mulai dari Rp 35.000, sedangkan martabak asin Rp 40.000.
Pempek Palembang Beringin: Cuko yang Pedas Manis
Pempek Palembang Beringin sudah menjadi legenda sejak tahun 1960. Pempek ini terbuat dari daging ikan tenggiri segar yang dicampur dengan sagu, kemudian dibentuk dan direbus hingga matang. Teksturnya kenyal dan elastis, dengan rasa ikan yang dominan. Cuko, saus cuka pedas manis yang menjadi pendamping wajib, dibuat dari gula merah, cabai rawit, bawang putih, dan cuka aren. Perpaduan rasa asam, manis, dan pedas menciptakan harmoni yang unik. Dalam festival, tersedia berbagai jenis pempek seperti kapal selam, lenjer, dan adaan. Pempek kapal selam yang berisi telur ayam rebus menjadi favorit. Harga seporsi pempek dengan cuko dan mie kuning sekitar Rp 25.000.
Es Teler 77: Segarnya Alpukat dan Kelapa Muda
Es Teler 77 adalah minuman penutup yang legendaris sejak 1982. Berbeda dengan es teler biasa, Es Teler 77 menggunakan campuran alpukat yang dipotong dadu, kelapa muda, nangka, dan cincau hitam. Semua bahan disiram dengan susu kental manis dan es serut, lalu ditambahkan sedikit sirup gula merah. Yang membuatnya istimewa adalah keseimbangan rasa manis dari susu dan nangka, gurih dari alpukat, serta segar dari kelapa muda. Dalam festival, antrean di stan Es Teler 77 selalu panjang, terutama saat cuaca panas. Satu porsi es teler dijual dengan harga Rp 18.000, cocok untuk melepas dahaga setelah berkeliling mencicipi hidangan gurih.
Lokasi dan Waktu Penyelenggaraan
Festival Kampung Legendaris digelar di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, pada tanggal 15 hingga 20 Oktober 2025. Acara dibuka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB. Tiket masuk festival gratis, sehingga pengunjung hanya perlu mengeluarkan uang untuk membeli makanan dan minuman. Harga setiap hidangan bervariasi, mulai dari Rp 15.000 untuk porsi kecil hingga Rp 50.000 untuk porsi besar atau varian spesial. Selain stan kuliner, festival juga menyediakan area duduk yang luas dengan tenda-tenda teduh, serta panggung hiburan yang menampilkan pertunjukan musik tradisional seperti gambang kromong dan tanjidor.
Acara Pendukung yang Memeriahkan
Festival ini tidak hanya soal makanan. Berbagai acara pendukung turut memeriahkan suasana, seperti lomba makan sate, lomba meracik soto, dan workshop membuat pempek. Pengunjung juga dapat mengikuti sesi bercerita (storytelling) tentang sejarah masing-masing kuliner yang dibawakan oleh pemilik usaha asli. Salah satu panitia menyampaikan, “Kami ingin memperkenalkan kembali kuliner legendaris yang sudah menjadi bagian dari sejarah kuliner Indonesia kepada generasi muda. Banyak anak muda yang belum pernah mencicipi soto Betawi asli atau pempek Palembang yang autentik. Melalui festival ini, mereka bisa belajar sambil menikmati.”
Mengapa Kuliner Legendaris Perut Dilestarikan?
Kuliner legendaris bukan sekadar makanan, melainkan cerminan dari sejarah, budaya, dan kearifan lokal suatu daerah. Resep-resep yang diwariskan secara turun-temurun mengandung pengetahuan tentang bahan baku lokal, teknik memasak tradisional, dan filosofi rasa yang seimbang. Misalnya, penggunaan santan dalam Soto Betawi H. Ma’ruf mencerminkan pengaruh budaya Melayu dan Arab, sementara bumbu kacang pada Sate Khas Senayan menunjukkan adaptasi dari masakan Tionghoa. Dengan melestarikan kuliner legendaris, kita turut menjaga identitas bangsa di tengah arus globalisasi yang kian deras.
Festival Kampung Legendaris juga menjadi ajang silaturahmi antarpelaku usaha kuliner tradisional. Banyak dari mereka yang sudah berusia lanjut dan kesulitan bersaing dengan restoran modern. Dengan adanya festival, mereka mendapatkan panggung untuk memperkenalkan produknya kepada khalayak yang lebih luas. Selain itu, pengunjung juga bisa membeli produk oleh-oleh seperti sate beku, pempek kering, atau bumbu soto instan yang dijual di stan khusus.
Tips Menikmati Festival
Bagi Anda yang berencana mengunjungi festival serupa di masa mendatang, ada beberapa tips yang bisa diterapkan. Datanglah lebih awal, sekitar pukul 11.00, untuk menghindari antrean panjang. Bawalah uang tunai dalam jumlah cukup karena tidak semua stan menerima pembayaran non-tunai. Jangan lupa mencoba semua tujuh kuliner legendaris yang disebutkan, karena masing-masing menawarkan pengalaman rasa yang unik. Jika Anda datang bersama keluarga, manfaatkan area duduk yang disediakan dan nikmati pertunjukan musik sambil bersantap.
Festival ini juga menjadi kesempatan emas untuk berfoto dengan latar belakang stan-stan yang didesain vintage, mengingatkan pada suasana Jakarta tempo dulu. Banyak pengunjung yang memanfaatkan momen ini untuk mengabadikan kenangan dan membagikannya di media sosial. Dengan begitu, promosi kuliner legendaris menyebar secara organik ke khalayak yang lebih luas.








