Intip Racikan Kopi hingga Seblak Ala Tasya Farasya
Tasya Farasya dikenal sebagai seorang beauty influencer. Namun, wanita ini juga beberapa kali membagikan cara membuat kopi favoritnya hingga momen kulineran.

Tasya Farasya kembali menghadirkan konten yang menyita perhatian melalui kanal YouTube pribadinya. Setelah sebelumnya dikenal luas sebagai salah satu beauty influencer terkemuka di Indonesia, kali ini ibu dua anak tersebut mengajak penonton menyelami sisi lain dari kesehariannya, mulai dari meracik kopi favorit hingga menikmati seblak. Konten bertajuk “Q&A: Ngobrol Santai Bareng Tasya Farasya” ini memperlihatkan sisi personalnya yang lebih santai dan dekat dengan kehidupan sehari-hari penggemar.
Dalam video tersebut, Tasya memulai paginya dengan rutinitas yang kini menjadi gaya hidup banyak orang, yaitu membuat kopi sendiri di rumah. Ia terlihat menggunakan mesin espresso untuk menyeduh kopi, kemudian menyiapkan susu untuk dicampurkan ke dalam minuman tersebut. Proses meracik kopi ini bukan sekadar aktivitas rutin, melainkan bagian dari ritual pagi yang dinikmatinya dengan penuh kesadaran.
“Aku tuh kalau pagi suka bikin kopi sendiri di rumah,” ujar Tasya dalam video tersebut, seperti dikutip dari kanal YouTube pribadinya.
Lebih lanjut, Tasya menjelaskan bahwa kopi favoritnya adalah latte dengan tambahan sirup. Pilihan ini menunjukkan seleranya terhadap minuman kopi yang tidak terlalu pahit dan memiliki profil rasa yang lebih lembut. Menurutnya, membuat kopi sendiri di rumah memberikan dua keuntungan sekaligus, yakni lebih hemat dari sisi pengeluaran dan memberikan kebebasan untuk menyesuaikan rasa sesuai selera pribadi. Pendekatan ini sejalan dengan tren gaya hidup hemat yang mulai banyak diterapkan masyarakat, khususnya dalam hal konsumsi minuman kekinian yang harganya relatif tinggi jika dibeli setiap hari.
Selain membahas racikan kopi, Tasya juga menjawab sejumlah pertanyaan yang diajukan penggemar melalui sesi tanya jawab. Salah satu pertanyaan yang menarik perhatian adalah soal makanan favorit. Dalam sesi tersebut, Tasya mengaku sangat menyukai seblak, terutama seblak ceker yang memiliki cita rasa pedas. Seblak sendiri merupakan makanan khas Sunda yang terbuat dari kerupuk basah yang dimasak dengan bumbu kencur dan cabai, dan kini telah menjadi salah satu jajanan yang sangat populer di berbagai kalangan.
“Seblak itu comfort food banget buat aku. Kalau lagi pengin makan yang pedes-pedes, ya seblak,” katanya.
Pengakuan tersebut memperlihatkan bahwa di balik citranya sebagai figur publik yang kerap tampil glamor, Tasya tetap memiliki selera kuliner yang membumi dan mudah dijangkau oleh masyarakat umum. Seblak, yang dikenal sebagai makanan jalanan dengan harga terjangkau, menjadi pilihan yang menunjukkan kedekatannya dengan kehidupan sehari-hari banyak orang.
Tasya pun berbagi cara menikmati seblak favoritnya, yaitu dengan mencampur seblak bersama kerupuk dan mi. Kombinasi ini menciptakan tekstur dan rasa yang berlapis, mulai dari kenyalnya kerupuk, gurihnya mi, hingga pedasnya kuah seblak. Ia mengaku tidak mempermasalahkan untuk makan seblak di rumah, asalkan tingkat kepedasannya dapat diatur sesuai kemampuan dan preferensi pribadi. Fleksibilitas dalam mengatur level pedas ini menjadi salah satu alasan mengapa seblak cocok dinikmati bersama keluarga di rumah, karena setiap orang dapat menyesuaikan porsi cabai sesuai toleransi masing-masing.
Meski dikenal sebagai penggemar makanan pedas, Tasya tetap menyampaikan pesan penting di akhir video. Ia mengingatkan penonton agar tetap menjaga pola makan dan tidak berlebihan saat mengonsumsi makanan pedas. Pesan ini relevan mengingat konsumsi makanan pedas secara berlebihan dapat menimbulkan dampak bagi sistem pencernaan, terutama bagi mereka yang memiliki sensitivitas lambung. Tasya juga menyampaikan terima kasih kepada para penggemar yang selama ini telah mendukung kanal YouTube-nya, sebuah bentuk apresiasi atas interaksi yang terjalin antara dirinya dan audiens.
Konten ini memperlihatkan bagaimana Tasya Farasya memanfaatkan platform digitalnya tidak hanya untuk berbagi informasi seputar kecantikan, tetapi juga untuk membangun kedekatan dengan penggemar melalui konten yang lebih personal dan relatable. Pembahasan seputar kopi rumahan dan seblak sebagai comfort food menyentuh dua tren yang tengah berkembang di masyarakat, yakni gaya hidup hemat melalui konsumsi kopi sendiri dan apresiasi terhadap kuliner lokal. Dengan pendekatan yang santai dan terbuka, video ini berhasil menghadirkan sosok Tasya sebagai individu yang memiliki rutinitas sederhana layaknya masyarakat pada umumnya, sekaligus memberikan inspirasi bagi penonton untuk menikmati hal-hal kecil dalam keseharian dengan lebih sadar dan terkendali.








