Dea Imut Ternyata Jago Masak, Kreasi Nasi Goreng Kimchi & Roti Panggang
Artis Dea Annisa atau dikenal dengan sebutan ‘Dea Imut’ tak hanya suka kulineran. Ia juga suka membagikan momen seru saat masak-masak. Begini potretnya!

Dea Imut Bukan Sekadar Manis: Ternyata Jago Masak, Kreasi Nasi Goreng Kimchi & Roti Panggang Jadi Sorotan
Jakarta, 11 Agustus 2026 – Di balik persona manis dan menggemaskan yang melekat pada dirinya, artis Dea Annisa, yang akrab disapa “Dea Imut”, ternyata menyimpan bakat tersembunyi di dapur. Tidak hanya piawai dalam dunia akting dan senang menikmati berbagai kuliner, Dea kini kerap membagikan momen seru saat ia memasak, menunjukkan sisi keahliannya dalam meracik masakan favorit. Potret-potret kegiatan memasaknya menjadi sorotan dan membuktikan bahwa ia adalah seorang foodie yang juga jago membuat makanan sendiri.
Berdasarkan informasi yang terungkap, Dea Imut memang dikenal memiliki hobi kulineran. Namun, baru-baru ini, ia mengungkapkan sisi lain yang lebih personal: kesukaannya memasak untuk diri sendiri atau orang terdekat. Kegiatan ini tampaknya bukan sekadar tren, melainkan hobi yang ia tekuni dengan sungguh-sungguh, seperti yang terlihat dari beberapa momen yang dibagikannya.
Salah satu kreasi yang menjadi perhatian adalah Nasi Goreng Kimchi. Masakan ini menggabungkan cita rasa khas Korea dari kimchi yang asin, pedas, dan sedikit fermentasi, dengan teknik memasak nasi goreng yang sudah familiar di lidah Indonesia. Proses pembuatannya tentu memerlukan perhatian pada keseimbangan rasa agar kimchi tidak mendominasi, melainkan memberikan dimensi rasa yang unik pada nasi goreng. Dea terlihat menikmati proses ini, mulai dari menumis bumbu hingga mengaduk nasi dengan kimchi hingga tercampur rata dan wangi.
Selain nasi goreng, Dea juga memamerkan kemampuannya dalam membuat roti panggang atau toast. Roti panggang yang sederhana namun menjadi comfort food banyak orang ini ternyata juga menjadi salah satu menu yang ia kuasai. Momen ini menunjukkan bahwa keahliannya tidak hanya terbatas pada masakan yang rumit, tetapi juga pada hidangan sehari-hari yang memerlukan sentuhan dan timing yang pas agar menghasilkan tekstur dan rasa yang optimal.
Tidak dapat dipungkiri, aksi memasak selebriti di media sosial memang memiliki magnet tersendiri bagi penggemarnya. Hal ini memberikan gambaran yang lebih manusiawi dan relatable tentang idola mereka. Dalam kasus Dea Imut, konten memasak ini memperkuat citranya sebagai sosok yang menggemaskan (imut) namun juga mandiri dan berbakat dalam aktivitas domestik yang kini semakin diapresiasi.
Dukungan dan antusiasme dari para penggemar di kolom komentar juga terlihat jelas saat ia membagikan momen-momen ini. Banyak yang memberikan pujian atas keberaniannya mencoba resep baru, menanyakan tips atau resep yang ia gunakan, serta menyatakan keinginan untuk mencoba kreasi yang sama di rumah. Interaksi ini menciptakan kedekatan emosional antara Dea dengan penggemarnya, yang kini bisa berbagi kesenangan atas hal yang sama, yaitu kegiatan memasak.
Keahlian memasak Dea Annisa ini sebenarnya tidak mengherankan bagi mereka yang mengenalnya lebih dekat. Beberapa waktu sebelumnya, ia sempat belajar memasak, yang menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan keterampilan baru tersebut. Belajar memasak memang membutuhkan waktu, latihan, dan keberanian untuk bereksperimen dengan bahan dan bumbu. Dari yang awalnya mungkin hanya memasak mie instan atau telur goreng, kini ia berani mengolah nasi dengan kimchi dan membuat roti panggang yang nikmat.
Dari sudut pandang tren kuliner, kreasi Dea seperti Nasi Goreng Kimchi juga merupakan cerminan dari semakin meluasnya pengaruh budaya populer Korea (Hallyu) di Indonesia, yang tidak hanya terbatas pada drama atau musik, tetapi juga pada tren makanan. Kimchi, yang merupakan bahan pokok dalam masakan Korea, kini mudah ditemukan di pasar swalayan modern dan digunakan oleh banyak orang Indonesia dalam berbagai resep fusion. Dea, dengan platform dan pengaruhnya, secara tidak langsung ikut memopulerkan tren penggunaan bahan impor ini dalam masakan sehari-hari.
Konten memasak yang dibagikan oleh Dea juga memberikan nilai tambah bagi citra profesionalnya. Ia tidak hanya dilihat sebagai entertainer, tetapi juga sebagai individu yang memiliki minat dan keahlian di luar panggung. Hal ini bisa menjadi nilai jual tersendiri dalam industri kreatif yang semakin menghargai personal branding yang berlapis dan otentik.
Melihat antusiasme yang terus ia tunjukkan, bukan tidak mungkin Dea Imut akan terus bereksperimen dengan resep-resep baru dan membagikan proses belajarnya kepada publik. Momen-momen seperti ini menjadi pengingat bahwa memasak adalah aktivitas yang menyenangkan dan bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk seorang artis sibuk seperti dirinya. Ia menunjukkan bahwa meluangkan waktu untuk memasak bisa menjadi bentuk hobi yang produktif dan memberikan kepuasan tersendiri.
Kegiatan Dea Annisa di dapur ini, dengan fokus pada kreasi seperti nasi goreng kimchi dan roti panggang, membuktikan bahwa di balik julukan “Dea Imut”, tersimpan sosok yang kreatif, mandiri, dan tidak takut untuk belajar hal baru. Potret-potret kegiatannya ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga inspirasi bagi banyak orang untuk mulai menjelajahi dunia memasak dari dapur mereka sendiri.








