Camilan Favorit Alex Marquez Sebelum Balapan MotoGP

Pebalap Alex Marquez dan Fermin Aldeguer ternyata punya camilan pilihan. Dark cokelat hingga wafer stik menjadi pilihan mereka sebelum balapan dimulai.

Camilan Favorit Alex Marquez Sebelum Balapan MotoGP

Pebalap MotoGP asal Spanyol, Alex Marquez, dikabarkan tengah jatuh cinta pada camilan cokelat lokal Indonesia. Hal ini terungkap dari unggahan di media sosialnya saat sedang berada di Indonesia untuk rangkaian acara MotoGP Mandalika 2025. Alex Marquez kedapatan menyantap dark cokelat asal Bali, yaitu Ubud Raw Chocolate.

Momen tersebut dibagikan langsung oleh Alex Marquez melalui story Instagram pribadinya. Ia mengunggah foto sedang memegang cokelat dengan logo Ubud Raw Chocolate dengan latar belakang pemandangan pantai. Unggahan itu sontak menarik perhatian para penggemar MotoGP di Indonesia, terutama karena camilan yang dipilih bukan produk cokelat impor yang lazim dikonsumsi atlet internasional, melainkan produk artisan lokal yang diproduksi di Bali. Fakta bahwa seorang pebalap kelas dunia mengonsumsi produk UMKM Indonesia menjadi kebanggaan tersendiri bagi pelaku industri makanan lokal.

Alex Marquez Doyan Ngemil Dark Cokelat Lokal

Alex Marquez diketahui mengonsumsi dark cokelat dengan kadar kakao 70%. Dark cokelat tersebut diproduksi oleh Ubud Raw Chocolate yang berbasis di Bali. Produk ini memang dikenal sebagai cokelat raw yang diolah tanpa pemanasan tinggi sehingga nutrisinya tetap terjaga. Proses pengolahan tanpa pemanasan tinggi atau yang sering disebut raw processing bertujuan mempertahankan senyawa aktif dalam biji kakao, seperti flavonoid dan antioksidan, yang dapat rusak apabila terpapar suhu ekstrem selama produksi.

Ubud Raw Chocolate merupakan brand cokelat artisan yang menggunakan bahan-bahan lokal berkualitas. Cokelat ini tidak menggunakan gula rafinasi, melainkan gula kelapa atau gula aren sebagai pemanis. Selain itu, cokelat ini juga bebas dari bahan tambahan kimia. Pendekatan produksi semacam ini sejalan dengan tren konsumsi pangan sehat yang semakin diminati masyarakat, baik di dalam maupun luar negeri. Bagi atlet seperti Alex Marquez, pemilihan camilan dengan profil gizi yang lebih terjaga tentu menjadi pertimbangan penting, terlebih di tengah padatnya jadwal balapan dan latihan fisik.

Adapun varian dark cokelat 70% dari Ubud Raw Chocolate ini cukup populer di kalangan wisatawan maupun pencinta cokelat sehat. Rasanya yang tidak terlalu manis dan teksturnya yang khas membuatnya digemari. Kadar kakao 70% umumnya dianggap sebagai titik keseimbangan antara rasa pahit khas kakao dan manis yang masih dapat diterima lidah kebanyakan orang. Kombinasi inilah yang membuat varian tersebut banyak dipilih, baik oleh konsumen pemula yang baru beralih ke dark cokelat maupun oleh penikmat berpengalaman.

Cokelat Lokal Indonesia Mendunia

Momen Alex Marquez menyantap Ubud Raw Chocolate ini menjadi bukti bahwa produk cokelat lokal Indonesia mampu bersaing di kancah internasional. Tidak hanya pebalap MotoGP, banyak turis mancanegara yang juga menjadikan cokelat Bali sebagai oleh-oleh wajib. Bali memang telah lama dikenal sebagai destinasi wisata sekaligus pusat produk artisan, mulai dari kopi, kerajinan tangan, hingga cokelat. Kehadiran wisatawan mancanegara yang rutin berkunjung ke Pulau Dewata turut mendorong pertumbuhan usaha kecil dan menengah di sektor kuliner, termasuk produsen cokelat skala kecil yang mengedepankan kualitas bahan dan proses produksi.

Sebelumnya, beberapa pebalap MotoGP lain juga sempat terlihat menikmati kuliner lokal Indonesia saat berkunjung ke Lombok maupun Bali. Hal ini tentu menjadi promosi gratis bagi produk-produk UMKM Indonesia. Ketika figur publik kelas dunia membagikan pengalaman kuliner mereka melalui media sosial, dampaknya bisa sangat besar terhadap eksposur sebuah merek. Jangkauan audiens internasional yang dimiliki para pebalap MotoGP membuat produk lokal berpeluang dikenal lebih luas, tidak hanya di kalangan penggemar motorsport, tetapi juga masyarakat umum yang tertarik pada gaya hidup sehat dan wisata kuliner.

Ubud Raw Chocolate sendiri dapat ditemukan di berbagai gerai di Bali maupun secara online. Harganya dibanderol mulai dari Rp50 ribu untuk ukuran kecil hingga ratusan ribu untuk paket hampers. Kisaran harga tersebut menempatkan produk ini pada segmen menengah, sejajar dengan produk cokelat artisan lain yang mengedepankan kualitas bahan baku. Selain dijual dalam bentuk batangan, produk ini kerap ditawarkan dalam kemasan hampers yang cocok dijadikan oleh-oleh atau hadiah, terutama bagi wisatawan yang ingin membawa pulang cita rasa khas Bali.

Fenomena ini juga menunjukkan bahwa kekayaan hasil bumi Indonesia, khususnya kakao, memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk bernilai tambah tinggi. Selama ini Indonesia dikenal sebagai salah satu produsen biji kakao terbesar di dunia, namun sebagian besar hasilnya masih diekspor dalam bentuk mentah. Keberadaan brand seperti Ubud Raw Chocolate menjadi contoh bagaimana pengolahan lokal dapat meningkatkan nilai jual sekaligus memperkenalkan citra Indonesia sebagai penghasil cokelat berkualitas di mata dunia. Dukungan terhadap produk UMKM semacam ini, baik dari konsumen dalam negeri maupun dari figur publik, berperan penting dalam menjaga keberlanjutan industri cokelat lokal di tengah persaingan global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

A+ A-
Kuliner Jawa

Live Search