5 Jajanan Murah Rp10 Ribuan di Stasiun Tebet, Pas Buat Ganjal Perut
Area sekitar Stasiun Tebet dipenuhi penjual makanan kaki lima. Kebanyakan menawarkan jajanan dengan harga Rp 10.000-an.

Daftar isi: [Hide]
- 1000. Porsinya disebut cukup mengenyangkan, sehingga cocok dijadikan sarapan sebelum beraktivitas atau makan siang sederhana bagi mereka yang ingin berhemat. Kombinasi nasi gurih dengan lauk pelengkap menjadikan nasi uduk sebagai salah satu jajanan yang paling banyak dicari di kawasan ini. Harga mulai Rp10.000 tergolong wajar untuk ukuran makanan yang porsinya mengenyangkan, terutama di kawasan perkotaan seperti Tebet.
- 2000. Harga tersebut tentu sangat terjangkau, terutama di kawasan stasiun yang ramai. Es teh dan es jeruk menjadi pilihan umum untuk melepas dahaga setelah perjalanan atau saat cuaca sedang panas. Sementara itu, es kelapa menawarkan kesegaran yang berbeda dan cocok dinikmati pada siang hari. Keberadaan minuman segar ini melengkapi pengalaman menyantap jajanan di sekitar stasiun, sehingga pengunjung tidak perlu mencari tempat lain untuk membeli minuman.
5 Jajanan Murah Rp10 Ribuan di Sekitar Stasiun Tebet, Solusi Ganjal Perut Saat Mobilitas
Stasiun Tebet tidak hanya berfungsi sebagai titik naik dan turun penumpang KRL Commuter Line. Kawasan sekitar stasiun yang berada di Tebet, Jakarta Selatan, ini juga dikenal sebagai surga jajanan kaki lima dengan harga yang ramah kantong. Bagi para penglaju atau siapa pun yang melintas di kawasan ini pada Senin, 19 Oktober 2026, deretan pedagang di sekitar pintu keluar stasiun menawarkan berbagai pilihan makanan ringan hingga agak mengenyangkan yang cocok untuk mengganjal perut sebelum atau sesudah naik kereta. Mulai dari gorengan, nasi uduk, sate usus dan ceker, aneka minuman segar, sampai kue basah, semuanya bisa ditemukan dengan harga yang tidak menguras isi dompet. Pilihan ini sangat pas untuk sarapan cepat di pagi hari, camilan sore, ataupun bekal kecil sebelum melanjutkan perjalanan ke kantor, sekolah, atau tempat tujuan lainnya.
Gorengan, Camilan Paling Terjangkau
Pilihan pertama yang paling mudah ditemukan adalah gorengan. Beragam jenis gorengan seperti bakwan, tempe goreng, tahu goreng, dan cireng dijual dengan harga mulai Rp1.000 per buah. Harga tersebut menjadikan gorengan sebagai camilan paling terjangkau di antara pilihan lainnya. Gorengan sangat pas dinikmati sebagai camilan ringan sambil menunggu kereta datang, terutama pada jam-jam sibuk ketika penumpang harus menunggu beberapa menit di peron. Selain harganya murah, gorengan juga mudah dibawa dan bisa langsung disantap tanpa perlu duduk di tempat makan. Bagi sebagian penglaju, membeli beberapa potong gorengan sudah cukup untuk menahan rasa lapar sementara sebelum sempat makan besar.
Nasi Uduk, Pilihan Mengenyangkan
Jika gorengan terasa kurang mengenyangkan, nasi uduk bisa menjadi alternatif. Di sekitar Stasiun Tebet, nasi uduk dengan aneka lauk seperti bihun, tempe orek, dan telur dapat dinikmati mulai dari Rp10.
000. Porsinya disebut cukup mengenyangkan, sehingga cocok dijadikan sarapan sebelum beraktivitas atau makan siang sederhana bagi mereka yang ingin berhemat. Kombinasi nasi gurih dengan lauk pelengkap menjadikan nasi uduk sebagai salah satu jajanan yang paling banyak dicari di kawasan ini. Harga mulai Rp10.000 tergolong wajar untuk ukuran makanan yang porsinya mengenyangkan, terutama di kawasan perkotaan seperti Tebet.
Sate Usus dan Ceker, Jajanan Gurih Manis
Selain gorengan dan nasi uduk, sate usus dan ceker juga banyak dijajakan di sekitar stasiun. Jajanan ini dibanderol dengan harga sekitar Rp5.000 untuk beberapa tusuk. Rasanya gurih dan manis, menjadikannya pilihan favorit bagi banyak orang yang ingin menyantap camilan bercita rasa kuat. Sate usus dan ceker biasanya disajikan dengan bumbu yang meresap, sehingga cocok dinikmati sebagai camilan sore atau pendamping makan. Harganya yang terjangkau membuat jajanan ini mudah dijangkau oleh berbagai kalangan, termasuk pelajar dan pekerja yang ingin menghemat pengeluaran.
Es Teh dan Minuman Segar, Pelepas Dahaga
Untuk melengkapi santapan, tersedia aneka minuman segar seperti es teh, es jeruk, dan es kelapa. Minuman-minuman tersebut dijual mulai dari Rp3.000 sampai Rp5.
000. Harga tersebut tentu sangat terjangkau, terutama di kawasan stasiun yang ramai. Es teh dan es jeruk menjadi pilihan umum untuk melepas dahaga setelah perjalanan atau saat cuaca sedang panas. Sementara itu, es kelapa menawarkan kesegaran yang berbeda dan cocok dinikmati pada siang hari. Keberadaan minuman segar ini melengkapi pengalaman menyantap jajanan di sekitar stasiun, sehingga pengunjung tidak perlu mencari tempat lain untuk membeli minuman.
Kue Basah, Cocok untuk Camilan dan Oleh-oleh
Pilihan terakhir adalah kue basah. Aneka kue basah seperti lapis, risoles, dan pastel dijual mulai dari Rp2.000 per buah. Harga tersebut menjadikan kue basah sebagai pilihan yang fleksibel, bisa dinikmati sebagai camilan atau dibeli sebagai oleh-oleh kecil untuk keluarga di rumah. Risoles dan pastel umumnya berisi sayuran atau campuran bahan lain yang membuatnya cukup mengenyangkan untuk ukuran camilan. Sementara itu, kue lapis menawarkan rasa manis yang cocok dinikmati bersama teh atau kopi. Dengan harga mulai Rp2.000 per buah, pengunjung bisa membeli beberapa jenis kue basah sekaligus tanpa mengeluarkan banyak uang.
Karakteristik Pedagang dan Harga
Jajanan-jajanan tersebut umumnya dijual oleh pedagang kaki lima di sekitar pintu keluar stasiun. Lokasinya yang strategis membuat para pedagang mudah ditemukan oleh penumpang yang baru turun dari kereta maupun yang akan berangkat. Perlu dicatat bahwa harga bisa sedikit berbeda tergantung pedagang. Meski demikian, secara umum harga yang ditawarkan tetap terjangkau dan tidak memberatkan pembeli. Perbedaan harga biasanya dipengaruhi oleh jenis lauk, porsi, atau kebijakan masing-masing pedagang. Karena itu, pengunjung disarankan untuk melihat-lihat terlebih dahulu sebelum memutuskan membeli, terutama jika ingin mendapatkan harga yang paling sesuai dengan budget.
Daya Tarik Kawasan Stasiun sebagai Pusat Jajanan
Fenomena jajanan murah di sekitar Stasiun Tebet mencerminkan pola umum yang banyak ditemukan di stasiun-stasiun KRL di Jakarta. Stasiun menjadi titik pertemuan berbagai aktivitas, sehingga tidak heran jika kawasan sekitarnya tumbuh menjadi pusat jajanan kaki lima. Para pedagang memanfaatkan tingginya arus penumpang untuk menawarkan dagangan mereka, sementara penumpang memperoleh kemudahan untuk membeli makanan dan minuman tanpa harus keluar dari rute perjalanan. Kondisi ini menciptakan ekosistem yang saling menguntungkan antara pedagang dan konsumen. Bagi penglaju, keberadaan jajanan murah ini membantu menghemat waktu dan biaya, karena mereka bisa membeli makanan langsung di sekitar stasiun tanpa perlu mampir ke restoran atau kafe.
Tips Menikmati Jajanan di Sekitar Stasiun
Bagi yang ingin mencicipi jajanan di sekitar Stasiun Tebet, ada beberapa hal yang bisa diperhatikan. Pertama, datanglah pada jam-jam ramai, seperti pagi hari menjelang keberangkatan kerja atau sore hari saat jam pulang, karena biasanya lebih banyak pilihan yang tersedia. Kedua, perhatikan kebersihan pedagang dan makanan yang dijual. Ketiga, siapkan uang tunai dalam pecahan kecil untuk memudahkan transaksi. Keempat, jangan ragu untuk bertanya harga terlebih dahulu, terutama jika membeli dalam jumlah banyak. Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, pengalaman menyantap jajanan murah di sekitar stasiun bisa menjadi lebih nyaman dan menyenangkan. Bagi kamu yang melintas di Stasiun Tebet, sempatkan mampir dan cicipi jajanan murahnya. Selain hemat, jajanan tersebut juga bisa menjadi pengganjal perut di tengah aktivitas yang padat.








