8 Camilan Viral di Thailand: Cookies Saus Ikan & Es Krim Mala
Media lokal di Thailand, @koktailmagazine, membagikan delapan camilan yang tengah viral di Thailand. Beberapa cukup aneh karena pakai saus ikan hingga sarden.

Daftar isi: [Hide]
- 0.11. Cookies Saus Ikan: Harmoni Tak Terduga antara Manis dan Umami
- 0.22. Es Krim Mala: Tabrakan Sensasi Dingin dan Pedas Kebas
- 0.33. Thai Milk Bun Dingin Bertabur Salju Susu
- 0.44. Roti Panggang Mentega Karamel Renyah (Crispy Butter Toast)
- 0.55. Squid Shot dengan Kuah Seafood Pedas Menggigit
- 0.66. Kanom Krok Fusion dengan Topping Modern
- 0.77. Croffle Berbalut Glaze Thai Tea Pekat
- 0.88. Keripik Kulit Salmon Renyah Bumbu Tom Yum dan Telur Asin
- 0.9Faktor Pendorong Ledakan Inovasi Kuliner Thailand
Eksplorasi Rasa Tanpa Batas: Mengulas 8 Camilan Viral di Thailand dari Cookies Saus Ikan hingga Es Krim Mala
Dunia kuliner Thailand selalu berhasil memikat perhatian publik internasional dengan keberanian para peraciknya dalam memadukan spektrum rasa yang kontras. Pada Rabu, 23 September 2026, geliat kreativitas gastronomi di Negeri Gajah Putih kembali menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Pasar kuliner Thailand, yang terkenal sangat dinamis, terus melahirkan kreasi unik yang menggabungkan warisan rasa tradisional dengan teknik pengolahan modern. Dari jalanan legendaris di Bangkok hingga kafe-kafe konseptual modern, muncul deretan camilan viral yang menawarkan sensasi rasa di luar dugaan, memicu rasa penasaran para pelancong dan foodies global.
Evolusi camilan di Thailand tidak lagi sekadar menonjolkan perpaduan klasik manis, asam, asin, dan pedas. Saat ini, para pelaku usaha kuliner melangkah lebih jauh dengan bereksperimen pada profil rasa fermentasi yang tajam hingga sensasi kebas yang membakar lidah, menciptakan tren baru yang cepat merebak di kawasan Asia Tenggara.
1. Cookies Saus Ikan: Harmoni Tak Terduga antara Manis dan Umami
Saus ikan (nam pla) merupakan bahan dasar paling mendasar dalam masakan gurih Thailand. Namun, penggunaannya dalam adonan kue kering (cookies) manis menjadi salah satu fenomena kuliner paling mengejutkan tahun ini. Pembuat kue lokal berhasil mengolah saus ikan fermentasi menjadi lapisan karamel gurih (fish sauce caramel) yang dicampurkan ke dalam adonan kue berbasis mentega berlemak tinggi.
Secara sekilas, tampilan kue ini menyerupai kue keping cokelat atau kue mentega klasik dengan taburan kristal garam laut di permukaannya. Saat digigit, aroma amis yang dikhawatirkan banyak orang sama sekali tidak terdeteksi. Sebaliknya, proses karamelisasi dengan suhu terkontrol mengubah saus ikan menjadi sumber rasa gurih umami yang sangat dalam, menyeimbangkan manisnya gula tebu dan kekayaan mentega panggang. Keberanian memadukan bahan dasar dapur gurih ke dalam produk pastri ini membuktikan bahwa batas antara hidangan pembuka dan pencuci mulut kini semakin cair.
2. Es Krim Mala: Tabrakan Sensasi Dingin dan Pedas Kebas
Camilan lain yang memicu antrean panjang di pusat-pusat perbelanjaan Bangkok adalah es krim dengan saus atau bubuk bumbu mala. Pengaruh kuliner Sichuan yang berpadu dengan tradisi kuliner lokal menghasilkan hidangan penutup yang kontradiktif: dingin membekukan sekaligus panas menyengat.
Basis es krim yang digunakan umumnya memiliki tekstur lembut berbahan dasar susu vanila murni atau kelapa kental untuk meredam sengatan rempah. Di atasnya, disiramkan minyak cabai mala (chili crisp oil) aromatik dan taburan lada Sichuan (huajiao). Begitu suapan pertama mendarat di lidah, rasa manis dan dingin susu memberikan kenyamanan sesaat, sebelum sensasi kebas menggelitik (ma) dan rasa pedas menusuk (la) mendominasi langit-langit mulut. Kombinasi kontras temperatur dan sensasi rasa ini menciptakan pengalaman sensorik yang memacu adrenalin, menjadikannya konten favorit para pembuat video kuliner daring.
3. Thai Milk Bun Dingin Bertabur Salju Susu
Sensasi lembut roti sobek ala Thailand, atau yang populer dengan sebutan milk bun, terus mempertahankan posisinya sebagai salah satu camilan manis paling dicari. Inovasi roti ini mengandalkan teknik pembuatan roti brioche Jepang yang sangat lembut dan memiliki kadar kelembapan tinggi.
Roti ini diisi penuh dengan krim susu vanila atau krim custard bertekstur seringan awan, lalu disimpan dalam lemari pendingin sebelum disajikan. Ciri khas utamanya adalah taburan tebal bubuk susu murni di permukaan roti yang menyerupai lapisan salju. Saat disobek, lelehan krim langsung meluap, memberikan sensasi lumer seketika tanpa meninggalkan rasa enek. Varian rasa yang kini berkembang mencakup perpaduan teh susu Thailand (cha yen), pandan kaya, hingga cokelat pekat lokal.
4. Roti Panggang Mentega Karamel Renyah (Crispy Butter Toast)
Kawasan kuliner malam seperti Yaowarat (Chinatown Bangkok) dan Ban That Thong menjadi saksi ramainya antrean demi mencicipi roti panggang mentega karamel. Roti tawar tebal bertekstur padat dibelah, lalu dilumuri campuran mentega tawar premium dan gula pasir dalam jumlah royal sebelum dipanggang di atas wajan besi datar panas.
Proses pemanggangan perlahan menciptakan lapisan kerak karamel keemasan yang luar biasa renyah di bagian luar, sementara serat roti di bagian dalam tetap empuk dan basah oleh lelehan mentega. Roti panggang ini umumnya disajikan dengan beragam cocolan pelengkap, mulai dari selai pandan tradisional yang harum lembut, susu kental manis, hingga es krim kelapa bakar yang meleleh di atas roti panas, menghadirkan permainan tekstur renyah dan lembut dalam satu piring.
5. Squid Shot dengan Kuah Seafood Pedas Menggigit
Bagi pencinta kuliner ekstrem dan segar, squid shot menjadi sajian jalanan yang paling viral di kawasan pesisir dan pasar malam kota. Camilan ini menyajikan cumi-cumi berukuran kecil yang segar di dalam gelas sloki tinggi yang telah diisi saus hijau khas makanan laut Thailand (nam chim thale).
Saus pelengkap tersebut diracik dari tumbukan cabai rawit hijau, bawang putih, ketumbar, air perasan jeruk nipis segar, dan saus ikan murni. Keunikan camilan ini terletak pada cara menikmatinya yang langsung diteguk atau disantap sekaligus, memberikan ledakan rasa asam segar, pedas menyengat, serta tekstur daging cumi yang kenyal dan manis alami dari kesegarannya.
6. Kanom Krok Fusion dengan Topping Modern
Kue kelapa tradisional Thailand, kanom krok, yang dimasak di atas wajan tanah liat berlubang, turut bertransformasi mengikuti selera generasi muda. Secara tradisional, kue berbahan dasar tepung beras dan santan kental ini hanya diberi taburan daun bawang, jagung manis, atau talas.
Kini, para pedagang kreatif menambahkan topping modern yang bernuansa gurih mewah, seperti parutan keju mozarella leleh, saus kuning telur asin (salted egg yolk), hingga minyak truffle putih. Bagian bawah kue yang garing kecokelatan berpadu dengan bagian tengahnya yang lumer dan gurih santan, diperkaya oleh aroma keju dan truffle yang menciptakan perpaduan rasa lintas budaya.
7. Croffle Berbalut Glaze Thai Tea Pekat
Perpaduan antara adonan croissant asal Prancis dan cetakan wafel (croffle) terus menemukan panggung baru di Thailand. Camilan ini dimodifikasi dengan sentuhan khas lokal melalui siraman glasir teh Thailand berwarna oranye terang yang pekat dan aromatik.
Lapisan croffle yang renyah dan berongga menyerap cairan glasir berbahan seduhan daun teh hitam lokal, rempah adas manis, biji kapulaga, dan susu evaporasi kental. Hasil akhirnya adalah kudapan bertekstur krispi di luar dengan aroma floral herbal yang kuat, tidak terlalu manis, serta meninggalkan jejak rasa pahit teh yang khas dan elegan di ujung lidah.
8. Keripik Kulit Salmon Renyah Bumbu Tom Yum dan Telur Asin
Industri makanan ringan kemasan maupun olahan segar di Thailand semakin didominasi oleh keripik kulit salmon. Kulit ikan salmon digoreng hingga mengembang sempurna tanpa menyisakan sisa minyak berlebih, menghasilkan tekstur renyah yang tahan lama.
Daya tarik utama camilan ini terletak pada balutan bumbunya yang tebal. Dua varian paling diminati adalah bumbu telur asin beraroma daun kari dan bumbu pasta tom yum kering yang kaya serai, kaffir lime, serta cabai panggang. Kombinasi lemak sehat dari kulit ikan, gurihnya telur asin, dan segarnya rempah kering menjadikan camilan ini teman bersantai favorit yang kerap dijadikan oleh-oleh wajib bagi para pelancong mancanegara.
Faktor Pendorong Ledakan Inovasi Kuliner Thailand
Keberhasilan camilan-camilan unik ini merebut perhatian pasar tidak lepas dari kultur eksplorasi bahan pangan di Thailand yang sangat cair dan tanpa beban tradisi yang kaku. Para pelaku industri kuliner lokal memandang bahan masakan bukan sebagai entitas yang terpisah antara manis dan asin, melainkan sebagai palet rasa yang bebas dikombinasikan demi mencapai keseimbangan umami yang baru.
Dukungan ekosistem media sosial juga mempercepat penyebaran tren ini. Sajian yang memiliki elemen kejutan visual—seperti lelehan keju, taburan bubuk berlimpah, warna-warna kontras, hingga bahan-bahan yang memicu perdebatan persepsi rasa—secara organik mendorong konsumen untuk membagikan pengalaman mereka. Fenomena ini menunjukkan bahwa daya tarik sebuah camilan modern kini bertumpu pada kemampuan memadukan keaslian bahan lokal, keberanian berinovasi, serta kepiawaian dalam menyajikan pengalaman sensorik menyeluruh yang memikat panca indra.








