5 Makanan Terkenal Dunia: dari Jajanan Kaki Lima ke Mendunia

Pizza, sushi, hingga pad thai punya sejarah menarik. Siapa sangka, beberapa makanan populer dunia ini awalnya hanya jajanan sederhana hingga makanan pekerja.

5 Makanan Terkenal Dunia: dari Jajanan Kaki Lima ke Mendunia

Asal-usul Makanan Terkenal di Dunia

Makanan tidak hanya berfungsi sebagai sumber energi, tetapi juga menjadi cerminan sejarah, budaya, dan perjalanan panjang peradaban manusia. Beberapa hidangan paling terkenal di dunia ternyata memiliki kisah asal-usul yang menarik untuk ditelusuri, mulai dari dapur-dapur sederhana hingga meja-meja restoran mewah di berbagai belahan dunia. Perjalanan sebuah makanan dari statusnya sebagai jajanan kaki lima sampai menjadi ikon kuliner global sering kali melibatkan migrasi manusia, perdagangan rempah, hingga perubahan selera masyarakat dari generasi ke generasi.

Memahami asal-usul makanan populer juga memberi gambaran tentang bagaimana budaya saling bertukar pengaruh. Pizza, sushi, hamburger, pasta, dan nasi goreng adalah lima contoh hidangan yang kini mudah ditemukan hampir di seluruh dunia, namun masing-masing menyimpan sejarah panjang yang khas. Berikut ulasan asal-usul lima makanan paling terkenal di dunia tersebut.

1. Pizza

Pizza yang kita kenal sekarang berasal dari Italia, tepatnya dari kota Naples. Pada awal kemunculannya, pizza merupakan makanan sederhana bagi kaum miskin di Naples sekitar abad ke-18 hingga ke-19. Hidangan ini pada awalnya hanya berupa adonan pipih yang dipanggang dan diberi sedikit topping sederhana. Pizza modern yang menggunakan tomat dan keju baru mulai populer setelah tomat dibawa dari Amerika ke Eropa, yang kemudian mengubah wajah pizza menjadi seperti yang dikenal saat ini.

Pizza Margherita konon diciptakan pada tahun 1889 untuk menghormati Ratu Margherita dari Italia. Pizza ini menggunakan warna bendera Italia, yaitu merah dari tomat, putih dari mozzarella, dan hijau dari basil. Kombinasi tiga warna tersebut menjadikan Pizza Margherita tidak hanya lezat, tetapi juga simbol identitas nasional Italia. Sejak saat itu, pizza menyebar ke berbagai negara dengan beragam variasi topping dan gaya penyajian, mulai dari pizza tipis khas Italia hingga pizza tebal bergaya Amerika.

2. Sushi

Sushi memiliki akar yang panjang dalam sejarah Jepang. Bentuk awal sushi berasal dari cara pengawetan ikan dengan nasi yang difermentasi, yang dikenal sebagai narezushi. Cara ini masuk ke Jepang dari China sekitar abad ke-8. Pada masa itu, nasi difermentasi berfungsi sebagai media pengawet agar ikan dapat bertahan lebih lama, dan nasi tersebut biasanya tidak dikonsumsi bersama ikan.

Seiring waktu, sushi berkembang menjadi makanan yang disajikan dengan nasi dan ikan segar. Perubahan besar terjadi ketika orang Jepang mulai mengonsumsi nasi bersama ikan, bukan hanya menggunakannya sebagai bahan pengawet. Sushi modern seperti yang dikenal saat ini mulai populer di Tokyo pada abad ke-19, ketika penjual makanan mulai menyajikan sushi dalam porsi yang lebih praktis dan cepat. Kini sushi telah menjadi salah satu kuliner Jepang yang paling mendunia, dengan berbagai gaya penyajian seperti nigiri, maki, dan sashimi.

3. Hamburger

Hamburger diyakini berasal dari Hamburg, Jerman. Makanan ini berawal dari steak Tartare yang dibawa oleh pelaut dari Rusia ke Jerman, lalu berkembang menjadi daging cacah yang dibentuk bulat dan dipanggang. Nama hamburger sendiri merujuk pada kota Hamburg, yang menjadi titik awal penyebaran hidangan berbahan dasar daging cacah tersebut.

Hamburger kemudian populer di Amerika Serikat, terutama setelah disajikan dalam bentuk roti bundar. Pameran Dunia di St. Louis pada tahun 1904 sering disebut sebagai momen yang mempopulerkan hamburger. Sejak itu, hamburger tumbuh menjadi salah satu makanan cepat saji paling ikonik di dunia, dengan berbagai variasi seperti cheeseburger, burger ayam, dan burger dengan saus khas dari masing-masing negara.

4. Pasta

Pasta identik dengan Italia, tetapi asal-usulnya masih diperdebatkan. Sebagian sejarawan percaya pasta sudah ada sejak zaman Romawi kuno, sementara yang lain mengaitkannya dengan pengaruh dari Timur Tengah atau China melalui jalur perdagangan. Perdebatan ini menunjukkan bahwa pasta bukan sekadar makanan tunggal, melainkan hasil interaksi budaya yang panjang antara berbagai wilayah di dunia.

Terlepas dari asal-usulnya, pasta berkembang pesat di Italia dan menjadi salah satu makanan pokok di sana. Berbagai bentuk dan olahan pasta kemudian menyebar ke seluruh dunia, mulai dari spaghetti, penne, fettuccine, hingga lasagna. Setiap daerah di Italia bahkan memiliki tradisi pasta tersendiri, baik dari segi bentuk, tekstur, maupun saus pendampingnya. Popularitas pasta juga didukung oleh sifatnya yang fleksibel dan mudah dikombinasikan dengan berbagai bahan.

5. Nasi Goreng

Nasi goreng merupakan makanan yang populer di banyak negara Asia, termasuk Indonesia. Asal-usul nasi goreng diyakini berasal dari China, di mana nasi sisa dimasak kembali dengan berbagai bahan untuk menghindari pemborosan. Cara memasak seperti ini kemudian menyebar ke berbagai negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Malaysia, dan Singapura, dengan penyesuaian bumbu dan bahan lokal.

Di Indonesia, nasi goreng berkembang dengan berbagai variasi dan bumbu khas, seperti nasi goreng kampung, nasi goreng seafood, hingga nasi goreng kambing. Nasi goreng juga diakui sebagai salah satu makanan terlezat di dunia. Fleksibilitas nasi goreng membuatnya mudah ditemukan mulai dari warung kaki lima hingga restoran mewah, dan sering dijadikan menu sarapan, makan siang, maupun makan malam. Kehadirannya yang merakyat sekaligus mendunia menjadikan nasi goreng contoh nyata bagaimana makanan sederhana dapat menembus batas geografis dan budaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

A+ A-
Kuliner Jawa

Live Search