5 Sup Terbaik Indonesia: Ini Juara Pertamanya!
Banyak masakan khas Indonesia yang disajikan bersama kuah berempah. Mulai dari yang punya rasa gurih sampai sedikit manis, berikut 5 hidangan kuah terbaik!

Daftar isi: [Hide]
5 Sup Terbaik Indonesia: Ini Juara Pertamanya!
Sup merupakan salah satu hidangan yang sangat populer di Indonesia. Kehadirannya tidak hanya sebagai makanan pembuka, tetapi juga sering menjadi menu utama yang menghangatkan tubuh, terutama saat cuaca dingin atau ketika kondisi fisik sedang tidak prima. Beragam daerah di Nusantara memiliki kreasi sup khas masing-masing, mulai dari yang berkuah bening hingga kental, dari yang ringan hingga kaya akan rempah-rempah tradisional. Keunikan bumbu dan teknik memasak yang diwariskan secara turun-temurun menjadikan setiap sup memiliki identitas rasa yang kuat dan sulit ditemukan di negara lain.
Dalam sebuah survei komprehensif yang dilakukan oleh platform kuliner ternama dan dirilis pada Senin, 17 Agustus 2026, terungkap lima sup terbaik asal Indonesia yang berhasil mencuri perhatian para pecinta kuliner, baik di dalam negeri maupun mancanegara. Survei ini melibatkan ribuan responden dari berbagai latar belakang, mulai dari koki profesional, food blogger, hingga masyarakat umum yang gemar menjelajahi cita rasa Nusantara. Berikut adalah daftar lengkapnya, mulai dari peringkat kelima hingga sang juara pertama yang mungkin mengejutkan banyak pihak.
5. Sup Buntut
Sup buntut menempati posisi kelima dalam daftar ini, namun popularitasnya tidak bisa diremehkan. Hidangan yang berbahan dasar buntut sapi ini telah lama menjadi favorit di berbagai rumah makan, dari warung pinggir jalan hingga restoran mewah. Kuah kaldu sapi yang gurih dan kaya rasa dihasilkan dari proses perebusan buntut dalam waktu yang cukup lama, sehingga ekstrak tulang dan sumsum larut sempurna ke dalam kuah. Potongan buntut sapi yang empuk, dengan daging yang mudah lepas dari tulang, menjadi daya tarik utama yang membuat siapa pun ketagihan.
Biasanya, sup buntut disajikan dengan potongan wortel, kentang, dan tomat yang menambah kesegaran. Taburan seledri dan bawang goreng di atasnya memberikan aroma yang menggugah selera. Beberapa variasi juga menambahkan irisan daun bawang dan sambal sebagai pelengkap. Sensasi hangat dan kaya rasa dari sup buntut membuatnya layak masuk dalam jajaran terbaik. Di beberapa daerah, sup buntut juga dikenal dengan nama sop buntut dan sering dihidangkan pada acara-acara spesial seperti perayaan keluarga atau jamuan makan malam.
4. Sop Iga Sapi
Peringkat keempat ditempati oleh sop iga sapi, hidangan yang tak kalah populer di kalangan pencinta kuliner Indonesia. Potongan iga sapi yang besar dengan daging yang tebal dan mudah lepas dari tulang menjadi ciri khas utama. Proses pemasakan yang tepat membuat daging iga menjadi sangat empuk, sementara kuahnya yang bening namun kaya rasa rempah memberikan pengalaman bersantap yang memuaskan. Rempah-rempah seperti cengkeh, kayu manis, dan pala sering digunakan untuk memberikan aroma hangat yang khas, mirip dengan aroma sup Eropa tetapi dengan sentuhan tropis.
Sop iga sapi sering menjadi menu andalan di restoran Padang maupun rumah makan tradisional lainnya. Biasanya disajikan dengan nasi putih hangat, sambal, dan kecap manis. Beberapa tempat juga menambahkan potongan kentang, wortel, dan buncis untuk menambah tekstur dan nilai gizi. Kuahnya yang ringan namun penuh rasa membuat sop iga sapi cocok dinikmati kapan saja, baik saat cuaca panas maupun dingin. Keistimewaan lain dari hidangan ini adalah kemampuannya untuk memulihkan energi setelah beraktivitas berat, berkat kandungan protein dan kolagen dari tulang sapi.
3. Soto Betawi
Soto Betawi menempati posisi ketiga sebagai salah satu sup terbaik Indonesia. Hidangan khas Jakarta ini memiliki keunikan tersendiri karena menggunakan campuran santan dan susu sebagai bahan dasar kuahnya. Kombinasi ini menghasilkan tekstur kuah yang creamy, gurih, dan sedikit manis, berbeda dengan soto dari daerah lain yang umumnya menggunakan kuah bening atau kuning. Isian soto Betawi sangat melimpah, mulai dari daging sapi, jeroan seperti babat dan paru, kentang goreng, hingga potongan tomat segar.
Soto Betawi biasanya disajikan dengan emping melinjo, sambal, dan jeruk nipis. Taburan bawang goreng dan daun seledri menambah aroma yang menggoda. Tak heran jika soto Betawi selalu menjadi primadona di berbagai acara, mulai dari sarapan pagi hingga jamuan makan malam. Proses pembuatannya memerlukan kesabaran karena bumbu harus ditumis hingga harum sebelum dicampur dengan santan dan susu. Rempah-rempah seperti serai, lengkuas, daun jeruk, dan kunyit memberikan lapisan rasa yang kompleks. Soto Betawi juga sering dianggap sebagai simbol kuliner Betawi yang kaya akan pengaruh budaya Melayu, Tionghoa, dan Eropa.
2. Sop Saudara
Peringkat kedua jatuh pada Sop Saudara, hidangan sup khas Makassar, Sulawesi Selatan. Nama “Sop Saudara” sendiri konon berasal dari tradisi berbagi makanan di antara saudara atau kerabat, mencerminkan nilai kebersamaan dalam budaya Bugis-Makassar. Kuah sop ini kaya akan rempah dan memiliki ciri khas rasa asam segar yang berasal dari perasan jeruk nipis. Keasaman ini memberikan keseimbangan sempurna dengan gurihnya kaldu daging sapi dan jeroan.
Isian Sop Saudara terdiri dari potongan daging sapi, jeroan seperti hati dan limpa, serta mie soun yang menambah tekstur kenyal. Telur rebus yang dibelah dua dan taburan bawang goreng menjadi pelengkap wajib. Beberapa versi juga menambahkan kentang goreng atau emping. Kuahnya yang hangat dan sedikit pedas dari sambal membuat Sop Saudara menjadi hidangan yang menghangatkan dan memanjakan lidah. Proses pembuatannya memerlukan bumbu halus yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit, jahe, dan pala, yang ditumis hingga matang sebelum dicampur dengan kaldu. Sop Saudara sering ditemukan di warung-warung pinggir jalan di Makassar dan sekitarnya, dan telah menjadi ikon kuliner Sulawesi Selatan.
1. Sup Konro (Juara Pertama)
Dan juara pertama sup terbaik asal Indonesia jatuh pada Sup Konro dari Makassar. Keputusan ini mungkin mengejutkan sebagian orang yang lebih akrab dengan soto atau sop buntut, namun bagi para pecinta kuliner sejati, Sup Konro adalah mahakarya yang tak tertandingi. Sup berkuah hitam pekat ini terbuat dari iga sapi yang dimasak dengan bumbu khas, terutama keluak—biji dari buah kepayang yang memberikan warna gelap alami dan rasa sedikit pahit yang unik. Rempah lainnya seperti lengkuas, serai, daun salam, dan jahe turut memperkaya cita rasa.
Proses memasak Sup Konro memerlukan waktu yang lama, bisa mencapai beberapa jam, agar daging iga menjadi sangat empuk dan bumbu meresap sempurna ke dalam serat daging. Kuahnya yang kental, gurih, dan sedikit pahit dari keluak menciptakan profil rasa yang kompleks dan sulit dilupakan. Sup Konro biasanya disajikan dengan nasi putih hangat, daun bawang, jeruk nipis, dan sambal. Beberapa versi juga menambahkan potongan daging sapi atau jeroan seperti babat dan usus. Di Makassar, Sup Konro sering dinikmati bersama burasa (ketupat khas Bugis) atau nasi kuning.
Keunikan rasa dan kekayaan rempah membuat Sup Konro dinobatkan sebagai sup terbaik Indonesia dalam survei tersebut. Hidangan ini juga telah mendapatkan pengakuan internasional, dengan beberapa restoran Indonesia di luar negeri menyajikan Sup Konro sebagai menu andalan. Selain rasanya yang istimewa, Sup Konro juga memiliki nilai historis karena telah ada sejak zaman kerajaan-kerajaan di Sulawesi Selatan. Proses pembuatannya yang rumit dan penggunaan bahan-bahan alami menjadikan Sup Konro bukan sekadar makanan, melainkan warisan budaya yang patut dilestarikan.
Demikianlah lima sup terbaik Indonesia yang berhasil terungkap dalam survei terbaru. Mulai dari yang ringan seperti sop iga sapi hingga yang kaya rempah seperti Sup Konro, semuanya memiliki keistimewaan masing-masing. Setiap sup mencerminkan kekayaan budaya dan sumber daya alam Indonesia yang melimpah. Bagi Anda yang ingin menjelajahi lebih dalam dunia kuliner Nusantara, mencoba kelima sup ini adalah langkah awal yang tepat. Masing-masing menawarkan pengalaman rasa yang berbeda, namun sama-sama menghangatkan dan memuaskan.








