Intip Hobi Kulineran Baila Fauri, Member No Na yang Viral

Baila Fauri, member No Na yang belakangan menjadi sorotan karena lagu dan hubungan asmaranya. Ia juga diketahui sering mengunggah momen kuliner serunya!

Intip Hobi Kulineran Baila Fauri, Member No Na yang Viral

Baila Fauri, salah satu anggota grup vokal No Na, dikenal luas bukan hanya karena kemampuan bernyanyinya, tetapi juga karena hobi kulinerannya yang cukup mencolok. Dalam berbagai kesempatan, ia secara terbuka mengungkapkan kegemarannya mencoba aneka jenis makanan, mulai dari hidangan kaki lima hingga sajian di restoran mewah. Kebiasaan ini bukan sekadar iseng atau tren sesaat, melainkan bagian dari gaya hidup yang telah ia tekuni sejak lama.

Dalam sebuah wawancara di Jakarta, Baila menyatakan bahwa hobi makannya sudah tertanam sejak dulu. Baginya, makanan tidak hanya berfungsi sebagai pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi pengalaman yang menyenangkan dan layak dinikmati. “Aku tuh emang hobi banget makan, jadi kalau ada waktu luang ya cari makanan,” ujarnya. Pernyataan ini menunjukkan bahwa aktivitas kuliner telah menjadi bagian integral dari rutinitasnya, bahkan menjadi salah satu cara utama ia mengisi waktu luang.

Yang menarik, Baila tidak membatasi diri pada satu jenis tempat makan tertentu. Ia bersedia menjelajah berbagai lokasi, dari warung kaki lima hingga restoran fine dining. Sikapnya terhadap kuliner bersifat terbuka dan eksploratif. Ia mengaku tidak pernah ragu untuk mencoba makanan baru. “Enggak pernah takut buat nyobain, yang penting halal dan enak,” tambahnya. Dua syarat utama yang ia sebutkan, yakni halal dan enak, menjadi prinsip yang ia pegang ketika memilih makanan. Hal ini mencerminkan perhatiannya terhadap aspek kehalalan sekaligus kualitas rasa.

Selain menikmati makanan secara langsung, Baila juga aktif membagikan pengalaman kulinernya melalui media sosial. Ia kerap membuat konten berupa ulasan atau review makanan. Kegiatan ini ia lakukan secara rutin, terutama ketika sedang menyantap hidangan di suatu tempat. “Sering banget kalau lagi makan aku review, kadang diminta temen-temen juga,” katanya. Pengakuan ini menunjukkan bahwa aktivitas mereview makanan bukan hanya inisiatif pribadi, tetapi juga respons terhadap permintaan orang-orang terdekat. Dengan demikian, konten kuliner yang ia buat memiliki dimensi sosial, yakni berbagi rekomendasi dan pengalaman kepada audiensnya.

Bagi Baila, kegiatan berburu kuliner memiliki fungsi lain yang tidak kalah penting, yaitu sebagai sarana refreshing. Di tengah kesibukannya sebagai penyanyi, ia merasa bahwa mencari makanan dapat menjadi pelarian yang menyenangkan dan menyegarkan pikiran. “Kalau lagi capek, ya jalan-jalan cari makan. Itu udah bikin seneng banget,” pungkasnya. Pernyataan ini memberikan gambaran bahwa kulineran bukan hanya soal konsumsi, tetapi juga soal kesejahteraan emosional dan mental.

Fenomena hobi kulineran yang dilakukan oleh figur publik seperti Baila Fauri sejalan dengan tren yang lebih luas dalam masyarakat urban Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, kuliner telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup, bukan sekadar kebutuhan biologis. Media sosial memperkuat tren ini dengan menyediakan platform bagi individu untuk berbagi pengalaman makan, merekomendasikan tempat, dan membangun komunitas berbasis minat yang sama. Baila, dengan posisinya sebagai anggota grup vokal yang memiliki basis penggemar, turut berkontribusi pada ekosistem ini.

Dari sisi lain, aktivitas Baila juga menunjukkan bahwa pekerja seni tidak selalu terbatas pada satu bidang saja. Seorang penyanyi dapat memiliki minat dan kegiatan lain yang memperkaya identitas publiknya. Hobi kulineran yang ia tekuni secara konsisten membantu membangun citra sebagai pribadi yang membumi, autentik, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Hal ini pada gilirannya dapat memperkuat hubungan dengan penggemar, karena konten kuliner yang ia bagikan terasa lebih personal dan relatable.

Dengan demikian, hobi kulineran Baila Fauri bukan sekadar catatan ringan tentang seorang selebritas. Ia mencerminkan perpaduan antara minat pribadi, pemanfaatan media sosial, dan strategi membangun kedekatan dengan audiens. Prinsip halal dan enak yang ia pegang, keterbukaannya terhadap berbagai jenis tempat makan, serta kebiasaannya membuat ulasan, menjadikan aktivitas ini sebagai bagian yang utuh dari kehidupannya sebagai penyanyi dan individu. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana refreshing yang membantunya mengatasi kelelahan di tengah jadwal yang padat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

A+ A-
Kuliner Jawa

Live Search