Resmi Jadi Ibu, Adhisty Zara Doyan Korean BBQ dan Hot Pot
Artis Adhisty Zara yang kini telah resmi menjadi seorang ibu suka membagikan keseruannya saat kulineran. Mulai dari makan Korean Bbq hingga hot pot di restoran.

Aktris muda berbakat Adhisty Zara tengah merasakan kebahagiaan mendalam menyusul kelahiran buah hati pertamanya. Transisi kehidupan baru sebagai seorang ibu membawa perubahan ritme keseharian yang cukup signifikan bagi figur publik yang mengawali kariernya di industri hiburan sebagai anggota grup idola JKT48 tersebut. Kendati rutinitas hariannya kini dipenuhi dengan berbagai tanggung jawab pengasuhan bayi, Zara tetap menunjukkan komitmen untuk menjaga keseimbangan hidup dengan meluangkan waktu sejenak bagi dirinya sendiri. Melalui pembaruan di media sosial pribadinya pada Minggu, 27 September 2026, Zara membagikan berbagai momen santai ketika dirinya menikmati hidangan kegemarannya, terutama sajian Korean BBQ dan hot pot berkuah gurih yang menggugah selera.
Perubahan peran dari seorang pemeran film yang kerap disibukkan oleh jadwal syuting padat menjadi seorang ibu yang mencurahkan perhatian penuh pada perawatan anak merupakan fase hidup yang menuntut banyak penyesuaian. Mengasuh bayi pada masa-masa awal membutuhkan stamina fisik dan ketenangan mental yang prima, mulai dari pembagian jam istirahat yang tidak menentu hingga tuntutan untuk selalu siap siaga memenuhi kebutuhan sang buah hati. Dalam menghadapi fase adaptasi ini, menjaga suasana hati agar tetap gembira dan berenergi menjadi salah satu prioritas penting. Bagi Zara, salah satu sarana pelepasan penat yang paling efektif adalah menikmati sajian kuliner favorit bersama lingkaran terdekatnya.
Daya tarik hidangan daging sapi panggang khas Korea Selatan atau Korean Barbeque (K-BBQ) telah lama menjadi menu andalan yang digemari oleh Zara. Hidangan ini tidak hanya menawarkan cita rasa yang kaya, tetapi juga menghadirkan pengalaman bersantap yang interaktif dan menyenangkan. Dalam sejumlah dokumentasi yang diunggahnya, terlihat berbagai pilihan potongan daging sapi berkualitas tinggi, baik daging yang telah dimarinasi secara sempurna dengan racikan saus manis-gurih khas seperti bulgogi dan galbi, maupun potongan daging segar tanpa bumbu yang siap dimasak langsung di atas panggangan meja.
Proses memanggang daging secara mandiri menghadirkan pengalaman sensorik yang memikat, mulai dari aroma harum asap panggangan hingga suara mendesis dari lemak daging yang mencair di atas pelat besi panas. Kenikmatan santap ala Korea ini kian lengkap dengan tersedianya aneka hidangan pendamping atau banchan yang disajikan dalam piring-piring kecil di sekeliling meja. Zara tampak menikmati keberagaman rasa dari banchan tersebut, seperti kimchi sawi putih yang kaya akan rasa asam-pedas segar dan probiotik alami, acar lobak kuning (danmuji) yang renyah, tumis bayam beraroma minyak wijen, hingga salad daun bawang berbumbu cabai bubuk khas Korea.
Zara juga terlihat menikmati tradisi menyantap daging panggang melalui teknik ssam, yaitu membungkus sepotong daging sapi hangat bersama sedikit pasta kedelai fermentasi (ssamjang), irisan bawang putih panggang, dan potongan kimchi ke dalam selembar daun selada segar atau daun perilla. Kombinasi ini menghasilkan perpaduan tekstur yang renyah di luar serta lembut dan gurih di dalam, sekaligus memberikan asupan gizi yang seimbang antara kandungan protein hewani berkualitas dan serat dari aneka sayuran segar.
Selain kepiawaiannya menikmati daging panggang, Zara juga memiliki kegemaran besar terhadap aneka hidangan hot pot berkuah hangat. Hidangan berkonsep rebusan asal Asia Timur ini menjadi pilihan ideal bagi pencinta sajian berkuah yang mencari kehangatan dan kenyamanan rasa di tengah rutinitas harian yang melelahkan. Variasi kuah yang disajikan di restoran hot pot, mulai dari kaldu tulang sapi yang gurih kental berkolagen, kaldu ayam herbal yang menenangkan perut, hingga racikan kuah khas Sichuan yang pedas menyengat dengan aroma rempah biji mala, memberikan ragam pilihan rasa yang kaya.
Dalam wadah panci bersekat yang mendidih di atas meja makan, aneka bahan pangan segar dicelupkan secara bertahap. Bahan-bahan isian tersebut meliputi irisan tipis daging sapi bertekstur lembut (beef slices) yang matang hanya dalam beberapa detik celupan, aneka jamur seperti enoki, shimeji, dan jamur kuping, aneka sayuran hijau segar, hingga olahan bakso boga bahari dan tahu sutra lembut. Kehangatan kuah pedas dan gurih yang meresap ke dalam setiap bahan rebusan terbukti memberikan efek relaksasi yang nyata bagi tubuh. Menyeruput kaldu yang kaya rempah tersebut menjadi cara yang sangat ampuh untuk mengembalikan stamina dan menyegarkan kembali pikiran yang penat setelah seharian menjalankan peran pengasuhan.
Aktivitas bersantap hidangan lezat ini kerap dilakukan Zara dengan mengundang sahabat dan orang-orang terdekatnya untuk berkumpul bersama. Momen makan bersama di meja restoran bukan sekadar tentang memanjakan lidah, melainkan juga menjadi wadah penting untuk bersosialisasi, saling bertukar cerita, dan tertawa lepas tanpa melupakan perannya sebagai orang tua. Ruang sosial yang sehat ini memiliki peranan vital dalam menjaga kestabilan psikologis seorang ibu baru agar terhindar dari kejenuhan rutinitas rumah tangga yang berulang.
Dukungan emosional dari lingkungan pertemanan yang positif memberikan dorongan semangat tambahan bagi perempuan muda dalam menjalani fase tumbuh kembang bayinya. Berbagi cerita santai di sela-sela menikmati potongan daging panggang dan semangkuk kuah hot pot hangat menghadirkan rasa keterhubungan yang menenteramkan. Aktivitas ini menjadi wujud nyata dari konsep perawatan diri (self-care) yang sehat, di mana seorang ibu tetap berhak memiliki ruang jeda sejenak untuk membahagiakan diri sendiri sehingga dapat kembali mengurus keluarganya dengan energi yang lebih segar dan positif.
Kecintaan Zara pada dunia kuliner ini pun tak luput dari sorotan para pengikutnya di media sosial. Setiap kali aktris muda ini membagikan potret meja makan yang penuh dengan aneka piringan daging atau kepulan uap panas dari panci hot pot, antusiasme warganet langsung mengalir di kolom komentar. Banyak penggemar yang mengaku ikut tergiur melihat sajian lezat yang diunggahnya, sementara sebagian lainnya meminta rekomendasi restoran dan menu terbaik yang patut dicoba. Penampilan santai Zara saat menikmati makanan favoritnya memperlihatkan sisi personal yang dekat dan relevan dengan kehidupan sehari-hari banyak orang, sekaligus menunjukkan bahwa menikmati makanan kesukaan tetap bisa menjadi sumber kebahagiaan sederhana di tengah transisi hidup yang baru.








