Romantis! Sonny Septian & Fairuz Rayakan Ultah dengan Kue Cokelat
40, Sonny Septian mendapat kejutan spesial. Ada kue ulang tahun cokelat dan makan bulgogi bareng keluarga kecil.

Romantis! Sonny Septian Rayakan Ulang Tahun ke-40 dengan Kue Cokelat dan Makan Bulgogi Bersama Fairuz dan Keluarga Kecil
Jakarta – Momen hangat dan romantis datang dari pasangan selebritas Sonny Septian dan Fairuz A Rafiq. Pada Minggu, 13 September 2026, Sonny Septian yang genap berusia 40 tahun mendapat kejutan spesial dari keluarga kecilnya. Perayaan ulang tahun tersebut berlangsung sederhana namun penuh makna, dengan kehadiran kue ulang tahun cokelat sebagai simbol utama serta agenda makan bulgogi bersama istri dan anak-anak di suasana yang akrab dan penuh kehangatan.
Kejutan spesial untuk Sonny Septian ini menjadi sorotan karena menunjukkan sisi lain dari kehidupan pasangan yang dikenal harmonis tersebut. Tidak ada pesta besar dengan dekorasi mewah maupun tamu undangan dalam jumlah banyak. Sebaliknya, Fairuz memilih merayakan pertambahan usia sang suami dengan cara yang lebih personal, yakni menghadirkan kue cokelat ulang tahun dan mengajak makan bersama keluarga kecil. Konsep perayaan yang intim ini justru dinilai banyak orang terasa lebih romantis dan menyentuh.
Kue ulang tahun cokelat yang hadir dalam momen tersebut menjadi pusat perhatian. Kue dengan cita rasa cokelat memang selalu memiliki tempat tersendiri dalam setiap perayaan ulang tahun di Indonesia. Warna cokelat yang pekat, lapisan krim yang lembut, serta aroma kakao yang khas membuat kue jenis ini hampir tidak pernah gagal menghadirkan kesan meriah. Dalam perayaan ulang tahun Sonny Septian, kue cokelat tersebut tampil sebagai simbol kebahagiaan sekaligus bentuk perhatian dari Fairuz dan keluarga untuk sang kepala keluarga yang sedang berulang tahun.
Pemilihan kue cokelat untuk ulang tahun ke-40 Sonny Septian juga dinilai sangat tepat dari sisi selera maupun makna. Secara umum, kue cokelat digemari oleh berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Teksturnya yang moist, rasa manis yang seimbang dengan sedikit pahit khas kakao, serta variasinya yang beragam mulai dari chocolate ganache, chocolate truffle, hingga black forest cokelat, menjadikan kue ini fleksibel untuk berbagai konsep acara. Untuk perayaan keluarga yang hangat, kue cokelat berukuran sedang dengan hiasan sederhana justru lebih menonjolkan keakraban dibandingkan kue bertingkat yang megah.
Selain kue ulang tahun cokelat, momen spesial tersebut juga dilengkapi dengan agenda makan bulgogi bareng keluarga kecil. Bulgogi merupakan salah satu hidangan khas Korea Selatan yang dalam beberapa tahun terakhir semakin populer di Indonesia. Hidangan ini umumnya terbuat dari irisan tipis daging sapi yang dimarinasi dengan campuran kecap asin, bawang putih, minyak wijen, gula atau madu, serta lada hitam, kemudian dipanggang atau ditumis hingga matang. Cita rasanya yang manis gurih dengan aroma wijen yang harum membuat bulgogi disukai banyak orang, termasuk untuk santap bersama keluarga.
Kegiatan makan bulgogi bersama ini menambah kesan kebersamaan dalam ulang tahun Sonny Septian. Berbeda dengan makan besar formal yang menuntut tata cara tertentu, menyantap bulgogi biasanya dilakukan secara santai dan interaktif. Daging yang dipanggang dapat langsung dinikmati selagi hangat, sering kali dibungkus dengan daun selada segar bersama nasi, kimchi, dan saus pendamping. Suasana makan seperti ini memungkinkan setiap anggota keluarga untuk terlibat, berbincang, dan tertawa bersama. Tidak heran jika Fairuz dan Sonny memilih menu tersebut untuk merayakan hari istimewa bersama anak-anak mereka.
Kebersamaan Sonny Septian dan Fairuz A Rafiq dalam perayaan ini kembali menegaskan citra mereka sebagai salah satu pasangan selebritas yang romantis dan kompak. Sejak menikah, keduanya kerap membagikan momen kebersamaan keluarga melalui media sosial, mulai dari kegiatan sehari-hari di rumah, liburan bersama, hingga perayaan hari-hari penting seperti ulang tahun dan hari jadi pernikahan. Kedekatan mereka dengan anak-anak juga sering terlihat, di mana Sonny dikenal sebagai sosok ayah yang hangat dan Fairuz sebagai ibu yang penuh perhatian terhadap keluarga kecilnya.
Perayaan ulang tahun secara sederhana bersama keluarga kecil seperti yang dilakukan Sonny Septian kini semakin menjadi tren di kalangan publik figur Indonesia. Jika sebelumnya ulang tahun artis identik dengan pesta meriah di hotel atau restoran mewah dengan ratusan tamu, kini banyak selebritas yang memilih konsep lebih privat. Alasannya beragam, mulai dari ingin menikmati waktu berkualitas dengan orang-orang terdekat, menciptakan suasana yang lebih khidmat, hingga menyesuaikan dengan kesibukan pekerjaan. Makan bersama dan tiup lilin kue cokelat di rumah atau di tempat makan favorit keluarga dinilai sudah cukup untuk menciptakan kenangan yang berkesan.
Memasuki usia 40 tahun menjadi momen penting bagi Sonny Septian dari sisi kehidupan pribadi maupun karier. Usia 40 sering dianggap sebagai fase kedewasaan matang, di mana seseorang telah memiliki pengalaman hidup yang cukup, kemantapan dalam berumah tangga, serta pandangan yang lebih bijak dalam menjalani pekerjaan di industri hiburan. Bagi seorang aktor dan figur publik seperti Sonny, dukungan dari istri dan anak-anak menjadi modal penting untuk terus berkarya. Kejutan ulang tahun dari Fairuz ini pun dapat dimaknai sebagai bentuk apresiasi atas peran Sonny sebagai suami dan ayah selama ini.
Dari sisi kuliner, kombinasi antara kue ulang tahun cokelat dan hidangan utama berupa bulgogi mencerminkan perpaduan yang menarik antara tradisi perayaan Barat dan tren kuliner Asia Timur. Kue ulang tahun dengan lilin dan ucapan selamat merupakan tradisi yang berasal dari budaya Barat dan telah lama diadopsi masyarakat Indonesia. Sementara itu, bulgogi mewakili gelombang budaya Korea yang masuk melalui drama, musik, dan kuliner. Perpaduan keduanya dalam satu momen perayaan menunjukkan bagaimana selera makanan keluarga Indonesia saat ini semakin terbuka dan beragam, tanpa meninggalkan makna utama dari sebuah perayaan.
Di Indonesia, bulgogi kini mudah ditemukan di berbagai tempat, mulai dari restoran barbeku Korea yang menawarkan konsep panggang langsung di meja, hingga restoran keluarga dan layanan pesan antar. Daging sapi untuk bulgogi biasanya diiris sangat tipis agar bumbu marinasi meresap sempurna dan cepat matang saat dipanggang. Selain daging sapi, variasi lain seperti bulgogi ayam dan bulgogi jamur juga tersedia bagi mereka yang ingin pilihan berbeda. Hidangan ini umumnya disajikan dengan nasi putih hangat, banchan atau hidangan pendamping khas Korea seperti kimchi, tauge berbumbu, dan bayam wijen, serta selada segar untuk membungkus daging.








