5 Kuliner Singapura Hits yang Kini Bisa Dicicip di Jakarta

Banyak kuliner hits Singapura yang menarik dicoba. Kamu juga bisa menikmatnya di Jakarta karena beberapa gerai buka di sini lho!

5 Kuliner Singapura Hits yang Kini Bisa Dicicip di Jakarta

5 Kuliner Singapura yang Kini Bisa Dinikmati di Jakarta, dari Hainanese Chicken Rice hingga Cendol Modern

Jakarta, 26 Agustus 2026 – Bagi para pecinta kuliner yang ingin merasakan cita rasa otentik Negeri Singa tanpa harus menempuh penerbangan internasional, kabar baik datang dari sejumlah restoran dan kafe di ibu kota. Tren kuliner lintas negara semakin marak dalam beberapa tahun terakhir, dan Singapura menjadi salah satu destinasi gastronomi yang paling banyak diadaptasi oleh pelaku usaha makanan di Jakarta. Mulai dari hidangan ikonik yang telah mendunia hingga dessert kekinian dengan sentuhan modern, berikut adalah lima sajian khas Singapura yang telah resmi hadir dan dapat Anda cicipi langsung di berbagai penjuru Jakarta, dirangkum dari berbagai sumber terpercaya pada Selasa, 25 Agustus 2026.

1. Hainanese Chicken Rice di Chatterbox, Grand Hyatt Jakarta

Salah satu nama paling legendaris dalam peta kuliner Singapura, Chatterbox, telah membuka cabangnya di lantai dasar Grand Hyatt Jakarta. Restoran yang telah beroperasi sejak dekade 1970-an di Singapura ini dikenal luas sebagai salah satu pelopor hidangan nasi ayam Hainan yang autentik. Di Jakarta, Chatterbox menyajikan resep yang dipertahankan secara konsisten: ayam rebus dengan tekstur super lembut dan juicy, dipadukan dengan nasi gurih yang dimasak menggunakan kaldu ayam pekat serta daun pandan untuk memberikan aroma yang khas.

Yang membuat hidangan ini begitu istimewa adalah trio saus pendampingnya, yaitu saus jahe yang segar dan sedikit pedas, saus cabai yang memberikan sensasi panas yang pas, serta kecap asin kental yang manis dan gurih. Kombinasi antara ayam yang empuk, nasi yang harum, dan ketiga saus tersebut menciptakan harmoni rasa yang sulit ditandingi. Kehadiran Chatterbox di Jakarta menjadi angin segar bagi ekspatriat Singapura maupun warga lokal yang pernah merasakan hidangan ini di negara asalnya. Suasana restoran yang elegan namun tetap nyaman menjadikannya pilihan tepat untuk makan siang bisnis atau makan malam keluarga.

2. Laksa Singapura di 1945 Restaurant & Bar

Bagi penggemar hidangan berkuah yang kaya rempah, Laksa Singapura di 1945 Restaurant & Bar adalah destinasi yang wajib dikunjungi. Perlu dicatat bahwa laksa memiliki banyak variasi di Asia Tenggara, dan versi Singapura memiliki karakter yang sangat berbeda dengan laksa Penang yang cenderung asam dan pedas. Laksa Singapura justru mengedepankan kuah santan yang creamy, kental, dan gurih, dengan lapisan rasa rempah yang kompleks namun tetap seimbang.

Di 1945 Restaurant & Bar yang berlokasi di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, laksa disajikan dengan bihun halus, udang segar yang besar, telur rebus, dan tauge yang renyah. Taburan daun ketumbar dan irisan cabai segar menambah dimensi rasa yang segar dan sedikit pedas. Kuahnya yang hangat dan memanjakan lidah sangat cocok dinikmati saat cuaca Jakarta yang cenderung panas dan lembap, karena memberikan sensasi yang menenangkan sekaligus mengenyangkan. Restoran ini juga menawarkan berbagai hidangan Asia lainnya, sehingga pengunjung dapat mencoba beberapa menu dalam satu kunjungan.

3. Kaya Toast dan Teh Tarik di Ya Kun Kaya Toast

Untuk pengalaman sarapan ala kedai kopi tradisional Singapura, Ya Kun Kaya Toast telah memiliki beberapa cabang di Jakarta, termasuk di mal-mal premium seperti Plaza Indonesia dan Senayan City. Ya Kun adalah salah satu merek paling terkenal di Singapura untuk hidangan kaya toast, yang telah beroperasi sejak tahun 1944. Kunci kelezatannya terletak pada selai kaya yang dibuat dari campuran santan, telur, dan gula aren, yang dimasak perlahan hingga menghasilkan tekstur yang halus dan aroma karamel yang khas.

Roti panggangnya disajikan dengan potongan mentega dingin yang tebal di tengahnya, menciptakan kontras suhu yang menarik antara roti yang hangat dan renyah dengan mentega yang mulai lumer. Hidangan ini paling nikmat dinikmati bersama dengan telur setengah matang yang dibumbui kecap asin dan merica putih, serta secangkir kopi tradisional atau teh tarik yang disajikan dengan busa susu yang lembut. Kombinasi rasa manis, gurih, dan creamy ini menjadi ritual sarapan favorit banyak orang Singapura, dan kini dapat dinikmati tanpa harus keluar negeri.

4. Chili Crab ala Singapura di Jumbo Seafood, Kawasan SCBD

Chili Crab adalah ikon kuliner Singapura yang paling terkenal di dunia, dan kini hidangan ini dapat ditemukan di Jakarta melalui restoran Jumbo Seafood yang berlokasi di kawasan bisnis SCBD, Jakarta Selatan. Jumbo Seafood sendiri adalah restoran asal Singapura yang telah memenangkan berbagai penghargaan internasional dan memiliki reputasi kuat dalam menyajikan hidangan laut segar. Di cabang Jakarta-nya, mereka membawa resep chili crab yang sama persis dengan versi aslinya.

Kepiting segar yang digunakan biasanya adalah kepiting bakau atau kepiting lumpur yang berdaging tebal dan manis, dimasak dengan saus cabai tomat yang kental, kaya rasa, dan memiliki tingkat kepedasan yang pas—tidak terlalu pedas namun tetap memberikan sensasi hangat. Saus ini adalah bintang utama hidangan, dan sangat disayangkan jika tidak dinikmati dengan mantou, yaitu roti goreng kecil yang digoreng hingga kecokelatan dan dicelupkan ke dalam kuah sausnya. Proses menikmati chili crab memang sedikit berantakan, tetapi pengalaman rasa yang ditawarkan sepadan dengan usaha tersebut. Hidangan ini sangat cocok untuk dinikmati bersama keluarga atau teman sambil berbagi momen.

5. Cendol Modern di Sweetsation

Untuk menutup perjalanan kuliner Anda dengan sesuatu yang manis dan menyegarkan, Sweetsation menawarkan interpretasi modern dari Cendol, dessert tradisional yang sangat populer di Singapura dan Malaysia. Dalam versi klasiknya, cendol terdiri dari es serut, santan kental, gula merah cair, dan jeli hijau yang kenyal yang terbuat dari tepung beras dan daun pandan. Namun, Sweetsation memberikan sentuhan kontemporer yang menarik tanpa menghilangkan esensi tradisionalnya.

Di kafe yang mengusung konsep dessert kekinian ini, cendol disajikan dengan tambahan es krim vanila yang creamy, yang akan meleleh perlahan dan bercampur dengan santan dan gula merah, menciptakan tekstur yang lebih kaya. Beberapa varian juga menambahkan taburan bubuk kopi untuk memberikan rasa pahit yang menyeimbangkan manisnya gula merah. Hasilnya adalah hidangan penutup yang instagramable namun tetap mempertahankan cita rasa otentik yang membuat cendol dicintai banyak orang. Sweetsation menjadi pilihan tepat bagi generasi muda yang ingin mencicipi dessert tradisional dengan presentasi yang lebih modern dan suasana kafe yang nyaman.

Kehadiran kelima kuliner ini menunjukkan bahwa Jakarta semakin terbuka terhadap pengaruh kuliner regional, sekaligus menjadi bukti bahwa wisata gastronomi tidak selalu harus dilakukan dengan bepergian jauh. Dengan kualitas bahan baku yang dijaga dan resep yang dipertahankan secara autentik, para pengunjung dapat merasakan pengalaman bersantap yang hampir identik dengan yang ditawarkan di Singapura. Bagi Anda yang ingin mencoba variasi baru atau merindukan rasa khas Negeri Singa, kelima tempat ini layak masuk dalam daftar kunjungan kuliner Anda di Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

A+ A-
Kuliner Jawa

Live Search