Comeback 35 Tahun! Donat Jadul Sarinah Kembali, Empuk dan Lembut

Setelah 35 tahun, gerai donat ini kembali ke Sarinah. Tawarkan donat klasik bertekstur lembut dan rasa masih konsisten, dengan menu kekinian ikut hadir!

Comeback 35 Tahun! Donat Jadul Sarinah Kembali, Empuk dan Lembut

Donat Sarinah Kembali Setelah 35 Tahun Vakum, Resep Asli 1980-an Kembali Menggoda

Jakarta, 23 Agustus 2026 – Kabar gembira bagi para pecinta kuliner nostalgia. Donat legendaris Sarinah, yang sempat menjadi primadona di era 1980-an, resmi kembali beroperasi setelah vakum selama 35 tahun. Toko donat ikonik yang berlokasi di lantai dasar Sarinah, Jakarta Pusat, ini kini kembali membuka gerainya dan langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat.

Kemunculan kembali Donat Sarinah bukan sekadar membuka toko biasa. Lebih dari itu, kehadirannya membawa gelombang nostalgia yang kuat bagi generasi yang tumbuh di dekade 80-an. Donat dengan ciri khas taburan gula halus yang melimpah dan tekstur super empuk ini dulu menjadi primadona di setiap kunjungan ke Sarinah. Bagi banyak orang, donat ini bukan hanya sekadar camilan, melainkan bagian dari memori masa kecil yang tak terlupakan.

Kembalinya Ikon Kuliner Sejarah Sarinah

General Manager Sarinah, Fetty Kwartati, mengungkapkan bahwa keputusan untuk menghadirkan kembali Donat Sarinah merupakan bagian dari upaya serius perusahaan dalam menghidupkan kembali ikon kuliner yang telah melegenda. Pihak manajemen menyadari bahwa Donat Sarinah memiliki tempat khusus di hati masyarakat Indonesia, terutama warga Jakarta dan sekitarnya.

“Kami ingin menghadirkan kembali nostalgia dan pengalaman kuliner yang pernah menjadi bagian dari sejarah panjang Sarinah. Donat ini sudah lama dinantikan oleh banyak orang, dan kami sangat antusias bisa kembali menyajikannya,” ujar Fetty dalam keterangan resminya baru-baru ini.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kembalinya Donat Sarinah bukanlah keputusan instan. Melainkan hasil dari pertimbangan matang dan keinginan kuat untuk melestarikan warisan kuliner Indonesia yang sempat hilang. Sarinah sendiri, sebagai salah satu pusat perbelanjaan tertua di Indonesia, memiliki ikatan emosional yang kuat dengan masyarakat, dan Donat Sarinah menjadi salah satu simbol dari ikatan tersebut.

Resep Asli dan Proses Tradisional yang Dipertahankan

Salah satu hal yang paling dinantikan dari kembalinya Donat Sarinah adalah keaslian rasa. Pihak Sarinah memastikan bahwa donat yang dijual saat ini masih mempertahankan resep asli dari era 1980-an. Tidak ada perubahan signifikan pada komposisi bahan baku maupun cara pembuatannya.

Proses pembuatan donat pun masih menggunakan cara-cara tradisional yang sama seperti puluhan tahun lalu. Hal ini dilakukan untuk memastikan tekstur donat tetap empuk, lembut, dan mengembang sempurna sesuai dengan karakteristik yang membuat Donat Sarinah terkenal. Perhatian terhadap detail seperti ini menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas dan cita rasa yang autentik.

Dengan mempertahankan resep dan metode tradisional, Sarinah ingin memastikan bahwa setiap gigitan donat akan membawa kembali kenangan yang sama seperti saat pertama kali donat ini dijual. Bagi mereka yang pernah menikmatinya di masa lalu, rasa donat ini dijamin akan membawa mereka bernostalgia ke masa-masa tersebut.

Varian dan Harga yang Terjangkau

Donat Sarinah hadir dengan beberapa pilihan varian yang tetap mengedepankan cita rasa klasik. Varian utama yang ditawarkan adalah donat original dengan taburan gula halus yang menjadi ciri khas utamanya. Selain itu, tersedia juga varian dengan topping meses dan keju untuk mereka yang menginginkan variasi rasa.

Untuk harga, Donat Sarinah tetap mempertahankan posisinya sebagai jajanan yang terjangkau. Setiap buah donat dibanderol mulai dari Rp 8.000 saja. Harga yang relatif bersahabat ini tentunya menjadi kabar baik, terutama di tengah kondisi ekonomi yang dinamis. Dengan harga tersebut, masyarakat dari berbagai kalangan dapat kembali menikmati kelezatan donat legendaris ini.

Antusiasme Pengunjung dan Harapan ke Depan

Kembalinya Donat Sarinah langsung mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Salah seorang pengunjung, Rina (45), mengaku sangat senang bisa kembali menikmati donat yang menjadi favoritnya semasa kecil. Ia bahkan rela mengantre untuk bisa membeli donat tersebut.

“Ini donat favorit saya waktu kecil. Rasanya masih sama, empuk dan manisnya pas. Dulu sering diajak orang tua beli di sini. Sekarang saya bisa mengenalkannya juga ke anak saya,” tutur Rina dengan penuh antusias.

Cerita Rina adalah representasi dari banyak pengunjung lain yang datang dengan tujuan yang sama: bernostalgia dan kembali merasakan kenikmatan donat yang sempat hilang. Antrean yang terjadi di gerai Donat Sarinah menjadi bukti nyata bahwa kerinduan masyarakat terhadap kuliner ini sangat besar.

Kehadiran Donat Sarinah ini diharapkan mampu menjadi daya tarik baru bagi Sarinah secara keseluruhan. Selain menarik pengunjung lama yang ingin bernostalgia, kehadiran donat ini juga diharapkan dapat menarik minat generasi muda yang belum pernah merasakan donat legendaris ini. Dengan demikian, Donat Sarinah tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi juga bagian dari masa depan kuliner Indonesia.

Bagi Anda yang ingin merasakan kembali kelezatan donat jadul yang legendaris ini, Donat Sarinah kini telah siap melayani di lantai dasar Sarinah, Jakarta Pusat. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari sejarah kuliner yang kembali hidup ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

A+ A-
Kuliner Jawa

Live Search